sponsor

Slider

Recent Tube

Seputar Kampus

Prodi. Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)

Info Musik

Guest Star

Seputar Jember

Kuliner Jember

Soto Ayam Dahlok - Jember

Orang Jawa Timur asli bisa dipastikan menggemari soto, termasuk saya. Meskipun sudah hampir satu dasawarsa merantau meninggalkan Jawa Timur, sampai sekarang soto tetap jadi menu favorit saya. Maka dari itu, begitu awal bulan ini berkunjung ke Jember, saya dan isteri segera memutuskan untuk mencicipi soto yang sudah melegenda di Jember, Soto Dahlok.

Siang hari itu, selepas sholat Jum’at, kami ke Matahari dulu sekitar setengah jam, dan setelahnya segera meluncur ke TKP. Bagi Anda yang belum pernah kemari, patokan paling mudah adalah Jalan Sultan Agung. Berjalanlah pelan-pelan, jalan ini satu arah, jadi kalau terlewat Anda akan cukup repot untuk memutar. Anda akan menemui plang studio foto Jaya Abadi di sisi kiri jalan dan berhentilah disitu. Berjalanlah kira-kira 20 m, Anda akan menemui Gang Dahlok di sisi kanan jalan. Saya lupa nama resmi gang ini, kalau tidak salah Gang Fatahillah, tapi kalau tidak ketemu tanya saja ke tukang parkir, insha Allah mereka tahu.

Warung yang sempit tidak menghalangi pengunjung untuk datang.
Siang itu terik, dan begitu sampai Soto Dahlok makin terasa sumuk. Wajar saja, kondisi warung ini sempit memanjang dengan ventilasi yang kurang memadai. Walaupun demikian, kondisi warung masih tergolong bersih. Kami pun segera memesan. Warung ini hanya menyediakan soto ayam, dengan tiga varian, biasa, istimewa, dan jerohan. Soto istimewa memiliki lebih banyak suwiran ayam. Kami berdua kompak memilih soto jerohan dengan es jeruk sebagai minumannya. Default penyajian soto adalah nasi dicampur dengan kuah soto. Hal ini sangat lumrah di Jawa Timur, namun tidak umum bagi orang Jawa Barat dan Jakarta. Maka dari itu isteri saya yang asli Bandung memesan soto dengan disajikan terpisah antara nasi dengan kuahnya.

Begitu pesanan sampai di meja, langsung saja kami sikat. Dan kuahnya memang gurih, ini sepertinya berasal dari pemilihan ayam kampung sebagai bahan utamanya. Isi soto terdiri dari suwiran ayam, irisan jerohan, irisan telur rebus, irisan kentang rebus, tomat dan seledri. Saya mengamati ada yang unik di Soto Dahlok, taburan bawang merah goreng hanya sedikit, justru taburan bawang putih goreng yang lebih banyak. Hal ini menciptakan sensasi baru, semua perpaduan itu benar-benar bikin awak nggregesi ketika menyantap soto.

Banyak yang bilang kalau Soto Dahlok sudah tidak selezat generasi pertama dulu. Namun bagi saya cita rasa soto ini masih sulit dicari tandingannya, yang membuat diri ini selalu kangen untuk pulang ke Jember. untuk mencoba lagi kelezatan salah satu kuliner legendaris di Jember.


Alamat :
Jl. Fatahillah No. 1, Gang Dahlok, Jember
Jawa Timur - Indonesia



Pecel Walisongo - Jember

Siapa yang suka makan nasi pecel ?

Nasi pecel adalah makanan favoritku sejak dulu. Kalau diajak makan di luar, keluargaku sudah tau menu apa yang akan kupesan. Apalagi kalau bukan nasi pecel hihi, eh tapi kalau nasi pecel nggak ada di menu barulah cari pilihan menu lainnya.

Nggak bosan makan nasi pecel? Ya nggak dong, kan makan nasi pecelnya nggak tiap hari.

Salah satu nasi pecel yang terkenal di Jember adalah nasi pecel Walisongo Jember yang dekat alun-alun kota Jember. Orang-orang menyebutnya nasi pecel Walisongo karena letaknya di gang dekat toko Walisongo di Jalan Raya Sultan Agung Jember. Buka pagi hari sekitar jam 6 pagi sampai 12 siang.

Menurutku, nasi pecel yang bikin enak itu sambal pecelnya. Nasi pecel Walisongo ini memang sambal pecelnya enak dan mantap sekali. Rasanya pedas, cocok nih bagi yang suka makanan pedas.

Karena tempatnya di dalam gang ya tempat duduknya juga terbatas. Ada bangku panjang yang bisa kita duduki kalau kita ingin makan langsung di tempat. Di meja sudah disediakan teh hangat, kita bisa ambil sendiri atau meminta kepada mbak yang melayani. Disediakan juga gorengan seperti ote-ote, ketela goreng, pisang goreng dll di mejanya. Setelah makan selesai, baru kita bayar.

Sudah pernah ngerasain makan dalam gang sempit belum? Kalau belum, silahkan nyoba makan pecel Walisongo langsung di tempatnya hehe. Kalo ada orang lewat nuntun sepeda motor, orang-orang yang berdiri antri itu harus minggir dulu lho.

Ini yang bikin antri karena mbak yang melayani cuma 2 orang saja, malah seringnya sih cuma 1 orang. Makanya harus sabar antri deh.

Ehhm tapi kalau sudah kangen berat pingin makan nasi pecel Walisongo, ya terpaksa deh antri juga demi sebungkus nasi pecel ini hahaha. Lha, ada temen yang nggak suka pedas saja bela-belain makan nasi pecel Walisongo ini kalau pas pulang ke Jember. Makannya sambil kepedesen tuh, atau bumbu pecelnya mungkin dimakan dikit aja kali ya.

Nah, teman-teman kalau mampir Jember dan suka pedas, silahkan nyoba sarapan nasi pecel Walisongo Jember ini. Enak dan pasti kangen pingin makan lagi... yummy...


Alamat:

Nasi Pecel Walisongo
Jalan Sultan Agung ( Samping Toko Walisongo)
Jember

Depot Nasi Pecel Bu Darum - Jember

Depot yang terletak di Jl. Gajah Mada No. 23 kota Jember ini sudah terkenal dengan menu khasnya, yaitu nasi pecel dengan lauk empal. Depot ini sudah cukup lama ada dan banyak para pecinta kuliner lokal yang sering berkunjung ke depot ini untuk mencoba menu pecel yang sudah melegenda.

Siapa yang suka makan nasi pecel? Ngacung!

Sama, aku juga suka makan nasi pecel. Nasi pecel adalah makanan favoritku sejak dulu. Di kota Jember juga banyak yang berjualan nasi pecel. Memang soal rasa adalah soal selera, tiap orang bisa berbeda. Tapi biasanya warga Jember pasti akan menyebut salah satu dari nasi pecel ini sebagai nasi pecel enak di Jember.

Pecel Bu Darum ini nggak terlalu pedas cenderung agak asin, sayurnya cuma kecambah aja, ditambah dengan sayur labu siam, tempe goreng, daging sapi dan rempeyek kacang. Di depot Bu Darum ini juga terkenal nasi rawonnya. Lokasinya terletak di jalan utama, yaitu jalan Gajah Mada. Harga terakhir aku beli : Rp 15.000,-


Alamat :
Jl. Gajah Mada No. 23, Jember
Jawa Barat - Indonesia
Nomor Telepon :
(0331) 487756


Ayam Gephok Pak Giek - Jember

Masakan ayam merupakan salah satu menu yang banyak dicari orang. Berbagai macam olahan masakan dari ayam banyak dijumpai di tempat makan. Nah, yang paling disuka oleh anak-anak biasanya adalah ayam goreng.
Salah satu tempat makan di Jember yaitu Rumah Makan Pak Giek hanya menyajikan satu macam menu masakan saja yaitu ayam gephok. Karena itulah rumah makan ini terkenal dengan “Ayam Gephok Pak Giek”.

 Rumah makan Ayam Gephok Pak Giek ini dulu bertempat di jalan Kalimantan, sekarang sudah pindah tapi masih di sekitaran daerah kampus yaitu di jalan Mastrip, dengan ruangan yang lebih lebar dan luas

Menyajikan hanya satu jenis makanan saja yaitu ayam gephok, nggak membuat rumah makan ini sepi, malah selalu rame pengunjung yang datang. Rasanya enak, harganya murah dan bersahabat dengan kantong mahasiswa, jadi tak heran kalau buka jam 10.00 pagi, biasanya siang jam 13.00 ayamnya sudah habis.

Ada 2 jenis ayam yang bisa dipilih, ayam kampung atau ayam biasa/horn. Ayamnya empuk dan ada serundengnya, untuk sambal diberi dua macam yaitu sambal ijo dan sambal merah. Sayurnya adalah selada, ketimun dan kemangi.

Harga : ayam biasa Rp 15.000,- dan ayam kampung Rp 18.000,- itu sudah termasuk sepiring nasi putih. Untuk minumnya bisa pesen es teh, es jeruk atau es menado.

 
Perbandingan pembeli yang makan di tempat dengan yang dibungkus sama banyaknya. Untuk yang pesan bungkus, sudah disiapkan bungkusan nasi, ayam dan sambal, jadi praktis sekali nggak usah nunggu lama.

Begitu masuk, langsung saja menuju ke meja depan (bagian kasir) untuk pesan makanan. Ada 2 orang yang melayani di kasir, satu orang melayani untuk yang beli dibawa pulang, satunya lagi melayani untuk makan di tempat.

Cara pesannya untuk yang makan di tempat dan beli bungkus dibawa pulang berbeda.
Untuk yang beli dibawa pulang, kasir akan langsung mengambilkan bungkusan nasi, ayam dan sambalnya sesuai jumlah yang kita pesan, setelah itu kita bayar. Beli ayamnya saja tanpa nasi putih juga nggak apa-apa, biasanya dikurangi seribu rupiah. Mending sekalian aja deh beli dengan nasinya. Kalau ingin beli minumannya dibawa pulang, pesan dan bayar minumanya langsung di bagian minuman.

Untuk yang makan di tempat, pesan makanan dan minuman langsung di kasir dan bayar saat itu juga. Nanti akan diberi nomor meja oleh kasir. Setelah itu tinggal duduk, menunggu pesanan datang. Kalau pergi berdua, mending satu langsung cari tempat duduk, sementara satunya pesan makanan, biar nggak kehabisan tempat duduk kalo pas rame pengunjung 

Aku biasanya beli bungkus dibawa pulang saja, ayam kampung dan yang pasti nggak ketinggalan adalah es menadonya. Es menado ini biasanya lebih cepat habis. Suamiku beberapa kali datang dan makan di tempat bersama temannya sekitar jam 12 siang itu biasanya sudah kehabisan es menado. Es menadonya memang enak, jus sirsatnya kental, manis dan segar. Isinya kalau masih lengkap adalah kelapa muda, nata de coco, kolang-kaling dan agar-agar. Harga segelas es menado ini juga murah, cuma 5000 rupiah.

Jadi satu orang kalo beli sepotong ayam kampung, nasi dan es menado Rp 24.ooo,- saja lho. Kalau bukan ayam kampung malah lebih murah lagi, berarti cuma Rp 20.000,- ribu rupiah.
Nah, kalau mampir Jember dan nyoba kuliner untuk sarapan mampir aja di pecel walisongo atau pecel gudeg lumintu. Kalau mau makan siang, silahkan mampir di rumah makan ayam gephok Pak Giek ini, murah dan enak.




Alamat :
Jl. Mastrip 1 No. 19A, Jember
Jawa Timur - Indonesia
Handphone/Mobile :
082131951863
Buka : 10.00 pagi

 

Warung Nasi Gudeg Lumintu - Jember

Satu kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung ke jember adalah pecel gudeg Lumintu yang berdiri sejak tahun 1980-an. Meskipun masuk gang, pembeli tetap rame, nama Warung nasi pecel gudeg Lumintu ini memang sudah terkenal di Jember.

Sudah pernah belum makan pecel campur gudeg?

Warung nasi pecel gudeg Lumintu ini menyediakan menu nasi pecel, nasi gudeg dan nasi campur (pecel + gudeg). Orang-orang biasanya makan nasi campurnya, yaitu pecel dicampur dengan gudeg, memang menu ini yang paling favorit deh. Gudeg di Lumintu ini warnanya nggak cokelat dan rasanya nggak manis seperti kebanyakan gudeg Jogya. Buat lidah orang Jawa Timur yang nggak terlalu suka manis, gudeg Lumintu ini sangat cocok dan pas di lidah.

Yang bikin nikmat karena gudeg dimasak dengan tungku kayu bakar dan dimasak sehari sebelum disajikan agar rasa bumbunya meresap. Kalau mau beli tambahan rempelo ati juga bisa. Beli gudegnya saja tanpa nasi juga bisa biasanya. Menu lain yang ada di warung pecel gudeg Lumintu ini adalah soto ayam dan ayam bakar, tapi tetep yang favorit adalah nasi pecel gudegnya.

Pecel gudeg Lumintu terdiri dari pecel (kacang panjang dan kecambah) yang bumbunya sedikit pedas, ayam, pindang telor, sayur tewel (nangka muda), sambal goreng krecek dengan kacang tolo, sambal dan rempeyek kacang.

Porsi nasi pecel gudeg ini lumayan banyak, jadi aku lebih suka beli dibungkus dibawa pulang saja. Lebih enak makan di rumah, makannya bisa nyantai dan satu bungkus nasi pecel gudeg Lumintu ini bisa kubagi berdua dengan suami. Yang porsi makannya sepertiku dan pingin makan langsung di tempat, bisa pesan setengah porsi saja agar nggak kekenyangan hihihi.

Pas sekali perpaduan pecel dan gudeg ini, rasanya nikmat. Yummy...

Alamat :
Jl. Kertanegara No. 33, Jember
Jawa Timur - Indonesia
Nomor Telepon :
(0331) 488569

Kober Mie Setan - Jember

Bagi pecinta pedas wajib coba untuk mampir di tempat kuliner yang satu ini. Menyajikan menu mie yang sesuai dengan level kepedasannya, mulai dari level pedas sampai level super pedas. Seporsi mie setan juga dilengkapi siomay dim sum, pangsit gurih, daging burger, dan abon ayam.

 Alamat :
Jl. Karimata No. 65/71, Jember
Jawa Timur - Indonesia