sponsor

Slider

Recent Tube

Seputar Kampus

Prodi. Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)

Info Musik

Guest Star

Seputar Jember

Kuliner Jember

JFC International Exhibition 2018.

JFC International Event merupakan event yang telah menjadi sorotan dunia internasional dan dihadiri ribuan wisatawan serta ratusan media lokal maupun Internasional. Dengan potensi ini, JFC ingin mengajak pelaku industri dan stakeholder di bidang Fashion, Art+Craft, Culture and Tourism (FACT) dan Kuliner untuk berpromosi dalam sebuah kegiatan akbar JFC International Exhibition 2018.
JFC International Exhibition 2018 merupakan satu kesatuan event dari Jember Fashion Carnival International Event yang rutin digelar setiap tahunnya dengan antusiasme luar biasa dari masyarakat baik nasional maupun internasional. JFC International Exhibition 2018 akan diisi 200 stand yang akan menampilkan produk-produk di bidang FACT dan Kuliner baik dari Nasional maupun internasional. (jfcexhibition.com)

Sekjen Lepas Ribuan Peserta Mlaku Bareng IAIN Jember

Humas - Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nur Syam melepas ribuan peserta Mlaku Bareng IAIN Jember bersama alumni, sivitas akademika, dan masyarakat umum. Pelepasan itu dilakukan tepat pukul 6.30 oleh Sekjen bersama Rektor IAIN Jember Babun Suharto, Minggu, (29/4) di IAIN Jember.
Sekjen menuturkan, adanya kebersamaan semuan komponen merupakan kunci sukses pengembangan kampus IAIN Jember. “Kebersamaan seperti ini harus kita jaga untuk sama-sama berkomitmen membesarkan kampus kebanggaan masyarakat Jawa Timur ini”, ungkap Sekjen dihadapan ribuan peserta Mlaku Bareng IAIN Jember.
Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi salah satu media perekat semua komponen. Selain itu, juga menjadi ajang sosialisasi kepada masyarakat umum agar kampus tidak terkesan berada di puncak menara gading.
Rektor IAIN Jember Babun Suharto mengatakan, semarak pembuka Pekan Muktamar Keilmuan IAIN Jember dikemas dalam tiga O, yaitu Olah Pikir, Olah Hati, dan Olah Raga. “Kegiatan Mlaku Bareng ini merupakan bagian dari olahraga bersama dengan harapan dapat menjalin silaturrahim lebih dekat antara IAIN Jember dengan masyarakat umum dan semua komponen untuk sama-sama membesarkan institusi yang kita cintai ini,” tutur Babun.
Dikatakan Babun, panitia telah menyiapkan sejumlah doorprize, antara lain: 1 paket umrah gratis, 2 unit sepeda motor, 4 buah TV, 10 sepeda gunung, santunan anak yatim dan dhuafa, dan puluhan door prize lainnya.
Peserta Mlaku Bareng IAIN Jember diperkirakan mencapai 15.000 orang. Mereka melewati rute dari Kampus IAIN Jember Jl. Mataram - Jl. Hayam Wuruk – Jl. Gajah Mada – Perempatan Lampu Merah Perum Argopuro – Putar Balik Jl. Gajah Mada – Jl. Hayam Wuruk – Jl. Mataram dan finish di Kampus IAIN Jember.
Nampak hadir mengikuti Mlaku Bareng IAIN Jember, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Muhammad Zain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Syamsul Bahri, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Rektor UIN Mataram, Rektor IAIN Tulungagung, Rektor IAIN Ponorogo, Rektor IAIN Samarinda, Rektor IAIN Madura, Rektor IAIN Kediri, Rektor IAIN Purwokerto dan pimpinan PTKIN lainnya.
Setelah kegiatan Mlaku Bareng, Sekjen akan meresmikan gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Jember yang dibangun dengan skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). (wildan)

IAIN Jember Wisuda 314 Sarjana

Humas - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember menggelar wisuda Sarjana (S1) ke-29 dan Program Magister (S2) ke-12. Total ada  314  mahasiswa yang diwisuda di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) IAIN Jember.
Rektor IAIN Jember Babun Suharto berpesan agar lulusan IAIN Jember tidak berhenti belajar dan dapat berkiprah untuk kepentingan bangsa dan agama. “Para lulusan IAIN Jember kami harapkan tetap eksis dan berperan di tengah-tengah masyarakat. Tantangan yang akan dihadapi tentu lebih menantang karena lulusan tahun ini menjadi bagian dari generasi milenial yang serba cepat dan canggih,” ungkap Babun Suharto di Jember, Sabtu (28/04)
Wakil Rektor bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Jember Nur Solikin melaporkan, 314 wisudawan IAIN Jember terdiri dari 288 orang Sarjana (S1) dan 26 orang  Magister (S2).
Untuk S1, terdiri dari 180 sarjana Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, 13 sarjana Fakultas Syariah, 9 sarjana Fakultas Dakwah, 13 sarjana Fakultas Ushuludin, Adab dan Hamaniora, 73 sarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Sedangkan program Magister Pascasarjana berjumlah 26 orang.
“Lulusan terbaik IAIN Jember adalah Meuthia Rahmania Azhar dari Fakultas Ushuludin, Adab dan Humaniora dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.92. Selain memiliki prestasi akademik, Meuthia juga hafidzhoh 30 juz Alquran. Untuk program Magister Lilik Fathani dengan IPK 3.92 dari Pascasarjana Program Studi Ekonomi Syariah,” kata Nur Solikin.
Sedangkan peraih penulisan Skripsi terbaik masing masing fakultas antara lain:

1. Haerul Anwar Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
2. Inzi Inaroh Fakultas Syariah
3. Nabila Istiqomah Fakultas Dakwah
4. Ma’isyatusy Syarifah Fakultas Ushuludin Adab dan Humaniora
5. Muhammaf Falih Khilmi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
6. M. Fika Afthon program Magister

Sidang senat terbuka wisuda sarjana dan program Magister IAIN Jember kali ini dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nur Syam untuk memberikan orasi ilmiah, bimbingan dan arahan kepada para wisudawan. Kedatangan Sekjen Kementerian Agama juga untuk meresmikan gedung kuliah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan yang di bangun dengan dana Sukuk Berharga Syariah Negara (SBSN).
Wisuda kali ini dirangkai dengan dalam kegian pembuka Pekan Muktamar Keilmuan IAIN Jember yang akan digelar dalam beberapa bulan kedepan sebagai ajang semarak tradisi akademik sekaligus sosialisasi IAIN Jember untuk masyarakat. (wildan)

MA HAD AL-JAMIAH HARUS MENJADI BAGIAN DARI PENGELOLAAN PTKIN

Instruksi Menag RI disampaikan pada saat meresmikan Perubahan Status IAIN Jember dan Ma had Syaifuddin Zuhri.
Humas- Lembaga PTKI harus menjadikan Pesantren Kampus (Mahad Al-Jamiah) sebagai bagian dari Pengelolaan PTKI, Selanjutnya Mahad Al-Jamiah harus bisa difungsikan untuk memperkuat dasar-dasar dan wawasan keagamaan/keislaman, memperkuat kemampuan bahasa asing (Arab, Inggris, lainnya), membentuk karakter (character building), menjadi pusat pembinaan tahsin dan tahfidz al-Quran, serta mengembangkan keterampilan dan tradisi akademik lainnya.
Demikian instruksi ini disampaikan oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin pada saat peresmian Perubahan status IAIN Jember serta peresmian gedung Mahad Al-Jamiah Syaifuddin Zuhri, di Aula IAIN Jember, Kamis (23/04).
Menteri Agama RI selain menyampaikan ucapan selamat atas perubahan status menjadi IAIN Jember, juga mengurai pentingnya Keberadaan Pesantren Kampus (Mahad Al-Jamiah) pada lembaga PTKIN sehingga menjadi ciri khas tersendiri (karakter) sebagai lembaga pendidikan Tinggi apalagi jika dibandingkan dengan lembaga perguruan tinggi umum lainnya, karenanya Menag RI menegaskan bahwa keberadaan Mahad Al-Jamiah pada lembaga PTKIN adalah sangat berguna khususnya untuk pembinaan mahasiswa dan peningkatan kultur akademik.
Penyelenggaraan Mahad Al-Jamiah dapat dilakukan secara kreatif dengan memaksimalkan sumberdaya yang dimiliki dan melibatkan stakeholders perguruan tinggi, bahkan dalam penyelenggaraan Mahad Al-Jamiah ini, nantinya memberikan syarat wajib bagi mahasiswa baru untuk bisa nyantri minimal selama satu tahun.
Kedepan Kurikulum Mahad Al-Jamiah minimal harus terdiri atas Kompetensi dasar yang meliputi keterampilan membaca dan menulis al-Quran, keterampilan ibadah dan penguasaan dasar-dasar pelaksanaan ubudiyah, keterampilan berbahasa asing (Arab dan Inggris), keterampilan memahami khazanah keislaman (kitab kuning), serta Kompetensi penunjang/lainnya.
Rektor IAIN Jember, Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., MM pada saat menyampaikan kata sambutannya menyampaikan syukur dan ucapan terimakasih atas kesediaan menag RI untuk hadir meresmikan perubahan status IAIN Jember serta peresmian Mahad Al-Jamiah Syaifuddin Zuhri.
Bagi Babun kehadiran Menteri Agama RI di Kampus IAIN Jember ini menjadikan sepirit tersendiri dalam upaya mengembangkan IAIN Jember menjadi lembaga PTKIN yang besar dan berkualitas. Apalagi proses panjang atas perubahan yang telah dilakukan semata-mata untuk pengembangan kualitas lembaga IAIN Jember.
Sedangkan menanggapi harapan menteri agama terkait pengelolaan pesantren kampus ini, dirinya bersama-sama dengan pimpinan lain, dosen serta masyarakat terkait akan berupaya semaksimal mungkin bisa mewujudkan harapan tersebut, karena itulah untuk menjawab kebutuhan masyarakat terkait kebutuhan pendidikan sebagaimana yang diharapkan oleh Menteri Agama, pihak IAIN Jember akan terus melakukan pengembangan baik SDM maupun sarana dan prasarananya. (Minan Jauhari)

IAIN Jember Lounching Program Doktor

HUMAS-Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember melounching Program Doktor Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Rabu (25/03). Di Ruang Aula IAIN Jember.
Lounching ini dilakukan seiring telah terbitnya Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis)  Kementerian Agama (Kemenag) RI No 1681 Tahun 2015 tertanggal 19 Maret 2015, tentang Ijin penyelenggaraan prodi Manajemen Pendidikan Islam pada program doktor IAIN Jember.
Rektor IAIN Jember Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE, MM saat memberikan kata sambutan pada lounching ini menyampaikan apresiasi kepada semua pihak khususnya kepada masyarakat jember sehingga upaya kampus IAIN Jember dalam rangka pengembangan bisa dilakukan, salah satunya telah dibukanya program doktor pada tahun ini.
Babun juga menegaskan upaya pengembangan IAIN Jember ini akan terus digenjot, karenanya pengembangan status tidak hanya berhenti pada IAIN Jember, bahkan dalam kurun tiga tahun kedepan IAIN Jember harus bisa berubah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Jember,
Karena itu, segala bentuk kerjasama oleh semua pihak akan memberikan kontribusi yang besar sehingga bisa segera terwujud mimpi kampus IAIN Jember menjadi UIN Jember, dengan begitu kampus ini nantinya bisa menjawab kebutuhan masyarakat terhadap kebutuhan pendidikan ditingkat perguruan tinggi.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Bupati Jember MZA Djalal. Pada saat memberikan kata sambutan dalam kesempatan lounching program doktor ini. Menurutnya upaya IAIN Jember untuk melakukan pengembangan kampus sehingga bisa menjadi besar dan berkualitas adalah menjadi tugas dan tanggung jawab bersama, dalam hal ini sebagaimana kemampuan pemerintah kabupaten Jember juga akan terus bisa terlibat ikut berkontribusi dalam upaya pengembangannya, meskipun IAIN Jember nota benenya sebagai lembaga PTKIN yang berada dibawah kementerian yang masih terpusat yaitu kementerian agama.
Sementara, kegiatan lounching yang dikemas bersamaan dengan acara Studium General tentang Upaya Strategis Peningkatan Mutu Sumber Daya Akademik di Perguruan Tinggi menghadirkan tiga nara sumber, dianataranya Prof. Dr. M. Ishom Yusqi, MA (Sekretaris Ditjen Pendis Kemenag RI), Prof. Dr. H. Imam Suprayogo, MA (Guru Besar UIN Malang) dan Dr. H. Imam Syafi’e, M.Pd (Kasubdit Ketenagaan Kemenag RI), Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Jember, MZA Djalal, selain itu turur hadir adalah sejumlah rektor IAIN/UIN dan Ketua STAIN di jawa timur dan Bali, selain itu acara lounching ini juga dihadiri oleh alumni pascasarjana dan banyak undangan dari pemerintahan kabupaten dan Kota sekitar.

Adapun rekrutmen calon mahasiswa baru Program doktoral ini dibuka mulai tanggal 20 Maret s.d 30 April 2015, lengkap segala persyaratan yang harus dipenuhi bagi para pendaftar bisa melihat informasinya melalui brosur atau melalui laman resmiwww.iain-jember.ac.id, untuk jenjang S-2 yang menawarkan 7 prodi pilihan, dianatarnya Pendidikan Islam, Hukum Keluarga, Pendidikan Bahasa arab, Ekonomi Syariah, Pendidikan Agama Islam, Komunikasi & Penyiaran Islam dan Ilmu Pendidikan Dasar Islam pendaftarannya dibuka pada tanggal 1 Maret-15 April 2015 untuk gelombang 1, dan 18 April-20 Mei 2015 untuk Gelombang II. (Minan Jauhari)

Menpora RI Dorong IAIN Jember Menjadi Kampus Terdepan Bebas dari Narkoba

 Humas-Posisi Negara Indonesia yang tengah berada pada status darurat narkoba menjadi perhatian serius bagi Menteri Pemuda dan Olah Raga Repeblik Indonesia, H. Imam Nahrowi, S.Ag, saat berkunjung ke kampus  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember. Jumat (13/03).
Menurutnya bahaya narkoba, bisa mengancam genera muda terutama bagi kalangan mahasiswa yang sedang aktif kuliah, karenanya IAIN Jember harus bisa menjadi kampus yang terdepan dalam menanggulangi peredaran narkoba.
Bahkan jika memungkinkan, IAIN Jember juga bisa menghadirkan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memastikan bahwa IAIN Jember sebagai kampus yang bebas dari peredaran Narkoba.
Tidak hanya itu, kampus IAIN Jember juga diminta bisa mengkaji lebih mendalam lagi tentang bahaya narkoba termasuk dukungannya terhadap rencana pelaksanaan hukuman mati bagi terpidana kasus narkoba yang hingga kini masih menjadi persoalan bagi pemerintah indonesia dalam pelaksanaannya.
Nahrowi juga memberikan penegasan kembali tentang bahayanya penyalah gunaan narkoba. Bagi nahrowi tekanan pihak luar negeri terkait penundaan hukuman mati kepada terpidana kasus narkoba tidak bisa hanya dilihat dari aspek terpidananya saja, akan tetapi juga harus dilihat akibat perbuatannya yang bisa mengancam dan membahayakan keberlangsungan hidup bangsa di kemudian hari.
Rektor IAIN Jember, Prof Dr. H. Babun Suharto, SE., MM menyambut baik harapan menteri pemuda dan olah raga RI, baginya kampus IAIN Jember akan berupaya dan bekerja keras sehingga bisa menjalankan fungsi edukasi dengan lebih maksimal. Karena itu dengan kehadiram Menpora RI di kampus IAIN Jember ini merupakan momentum yang sangat baik khususnya untuk memberikan semangat tersendiri bagi mahasiswa IAIN Jember dalam menjalankan kewajibannya sebagai mahasiswa. Dengan semangat itu, harapan agar mahasiswa tidak terjebak pada lingkungan peredaran narkoba dapat terwujud.
Sementara itu, menpora RI setelah selesai memberikan pengarahan kepada mahasiswa IAIN Jember melalui studium general tentang peran pemuda dan mahasiswa Indonesia dalam menghadapi era globalisasi, langsung diminta untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan tribun lapangan sepak bola kampus IAIN Jember. (Minan Jauhari)

Wujudkan IAIN Jember sebagai Pusat Kajian dan Pengembangan Islam Nusantara

 HUMAS-Setelah dilantik sebagai rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember oleh Menteri Agama RI, pada Rabu (04/03) lalu, Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., MM  terus berpacu demi terwujudnya visi besar IAIN Jember yakni menjadi pusat kajian dan pengembangan Islam Nusantara.
Diantara yang sedang dilakukannya adalah mempersiapkan kelengkapan struktur organisasi IAIN Jember sebagaimana yang diamanatkan dalam Organisasi dan Tata Laksana (ORTALA) Kementerian Agama RI, dalam hal ini Babun akan berupaya sebisa mungkin sehingga bisa menempatkan calon-calon pejabat dilingkungan IAIN Jember yang dinilai sesuai atauran serta memenuhi harapan bersama.
Dengan begitu, visi besar IAIN Jember akan bisa segera terwujud, meski demikian semua insan akademika di lingkungan IAIN Jember secara bersama-sama juga harus memiliki tanggung jawab yang sama demi terwujudnya cita-cita membangun kampus IAIN Jember yang besar dan berkualitas.
Karena itulah pejabat dilingkungan IAIN Jember serta kalangan sivitas akademika harus terbiasa membiasakan sesuatu yang benar, hal ini dinilai bisa menjadi kunci terwujudnya visi IAIN Jember, selanjutnya tradisi ini menurut Babun juga harus dilakukan dengan tidak membenarkan kebiasaan yang salah, seluruh sivitas akademika harus mampu berkarya dengan nyata, bukan berkarya seperti katak” Tegas Babun.
Selain itu, perubahan bentuk dari STAIN Jember menjadi IAIN Jember, juga diharapkan mampu mewujudkan tujuan adanya lembaga PTKIN dinegeri ini sebagaimana pernah ditegaskan oleh Menteri Agama RI, yaitu salah satunya bisa menjadi unsur perekat kebangsaan yang dilandasi nilai-nilai luhur agama; menciptakan infrastruktur keberagamaan yang moderat; mendukung suasana yang lebih demokratis; dan menyiapkan warga bangsa yang menghargai kemajemukan, perbedaan pendapat, toleran, santun, dan inklusif.
Hal ini bagi Babun selaras dengan proses pembelajaran di kampus IAIN Jember yang selalu berupaya bisa membekali mahasiswa memiliki kepribadian Muslim yang baik, berakhlak mulia, berpengetahuan luas, dan pemahaman keagamaan yang moderat, rasional, dan modern guna mengimplementasikan ajaran Islam sebagai rahmat bagi semesta alam (rahmatan lil-‘âlamîn).
Upaya untuk mewujudkan visi IAIN Jember ini, menurut Babun juga harus dilakukan dengan mendasarkan pada harapan menteri agama RI saat melantik dirinya sebagai Rektor yaitu pejabat harus dapat bekerja lebih Professional. terutama Rektor harus dapat meningkatkan standar mutu akademis, sebab IAIN sebagai lembaga PTKIN juga memiliki tanggung jawab besar khususnya pada masalah moralitas dan masa depan bangsa, selain itu rector juga diminta supaya mampu bekerja dengan penuh dedikasi, mencapai prestasi, loyal pada  profesi serta menjaga integritas dan kejujuran dalam menjalan jabatan public. (Humas-Minan Jauhari)

Menag RI Lantik Profesor Babun Suharto sebagai Rektor IAIN Jember

Humas-Menteri Agama RI,  Lukman Hakim Saifudin  melantik Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., MM sebagai Rektor Perdana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, Pelantikan dilaksanakan di kantor Kementerian RI Jakarta Pusat, Rabo (04/03).
Pelantikan Rektor IAIN Jember ini dilakukan secara bersamaan dengan 9 Rektor IAIN lain yang sedang berubah Status, selain itu pelantikan juga bersamaan dengan dilakukan pelantikan Kabiro pada IAIN yang sedang berubah status serta beberapa Kakanwil Kemenag baru. Sebagaimana diketahui, Pelantikan ini merupakan rangkaian lanjutan Setelah dilakukan peresmian perubahan status menjadi IAIN Jember oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Desember 2014 lalu.
Usai melantik, Menteri Agama RI,  Lukman Hakim Saifudin langsung memberikan ucapan selamat kepada sedikitnya 39 pejabat yang baru dilantik termasuk kepada Rektor IAIN Jember, Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., MM.
Selain itu, lukman juga menyampaikan harapan besarnya kepada Sejumlah Rektor dan Pejabat Eselon II Pusat-Daerah supaya dapat meningkatkan kinerjanya dalam rangka melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pejabat sipil, khusus kepada Rektor diminta supaya bisa membawa PTKIN menjadi lembaga pendidikan tinggi yang lebih baik lagi, sebab moralitas dan masa depan bangsa kedepannya juga menjadi tanggung jawab besar bagi lembaga PTKIN.
Rektor IAIN Jember, Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., MM Mengungkapkan pelantikan ini menjadi rangkaian yang cukup penting dalam menjalankan kelanjutan lembaga IAIN Jember setelah dilakukan peralihan status dari STAIN Jember, karena itu pelantikan ini dinilai sangat menjadi catatan sejarah dalam perkembangan IAIN Jember sebagai salah satu PTKIN di Indonesia yang sedang berupaya untuk berkembang.
Babun juga menyatakan perjalan perubahan status hingga pada tahap pelantikan ini adalah berkat upaya dan kerja keras bersama banyak pihak, karena itu Babun menyampaikan ucapan terimakasih yang banyak kepada semua civitas akademika IAIN Jember khususnya dan kepada mitra IAIN serta Masyarakat Luas pada umumnya.
“Kami tidak mungkin dapat bekerja  baik apalagi hingga pada tahap proses pelantikan apabila tidak ada dukungan dari banyak pihak, karena itulah proses pelantikan ini semoga menjadi pintu lanjutan sehingga IAIN Jember bias mempercepat lagi upaya pengembangannya” Ungkap Babun.
Selain itu, Babun juga berharap banyak bahwa usai dirinya dilantik keberlangsungan kerjasama semua pihak tetap menjadi harapan besar baginya, ia memberikan penegasan bahwa pengembangan kampus IAIN Jembersehingga bias menjadi kampus yang besar dan berkualitas adalah tanggung jawab bersama. (Minan Jauhari)