sponsor

Slider

Recent Tube

Seputar Kampus

Prodi. Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)

Info Musik

Guest Star

Seputar Jember

Kuliner Jember

Puncak Arus Balik di Bandara Notohadinegoro Mulai H+4

JEMBER, (suaraindonesia.co.id)- Puncak arus balik pemudik yang menggunakan moda transportasi pesawat di Bandara Notohadinegoro Jember, diprediksi terjadi H+4 hari ini Selasa (19/6) sampai H+6 Lebaran.
Peningkatan jumlah penumpang di dua maskapai Garuda Indonesia dan Wings Air hingga 25 persen, dibandingkan hari biasa karena okupansi penumpang setiap penerbangan pada hari biasa berkisar antara 60 hingga 70 persen, sedangkan saat ini bisa mencapai 80 hingga 100 persen.
Hal ini seperti yang dituturkan oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Bandara Notohadinegoro Jember Edy Purnomo.
"Hari ini kepadatan arus balik sudah terjadi di Bandara Notohadinegoro Jember, namun puncaknya diprediksi pada H+4 sampai H+6 Lebaran," kata Edy saat dikonfirmasi, Selasa (19/6).
Edy juga mengatakan jika penumpang pesawat Garuda Indonesia yang berangkat dari Bandara Notohadinegoro menuju ke Bandara Juanda Surabaya pada 19 Juni 2018 tercatat sebanyak 35 orang.
“Untuk maskapai Garuda penuh 72 orang yang berangkat dari Bandara Notohadinegoro menuju ke Bandara Juanda Surabaya,” katanya.
"Sementara untuk penumpang maskapai Wings Air tercatat sebanyak 45 orang yang berangkat menuju ke Surabaya, sedangkan penumpang dari Bandara Juanda menuju ke Bandara Notohadinegoro sebanyak 52 orang," imbuhnya.
Edy juga mengatakan saat ini animo masyarakat di Kabupaten Jember untuk pulang ke kampung halaman atau kembali ke domisili menggunakan moda transportasi pesawat mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Jika dijumlahkan dari H-7 lebaran hingga hari ini sudah ribuan orang pemudik yang menggunakan jasa transportasi pesawat di Bandara Notohadinegoro Jember
"Bahkan untuk tiket pesawat Garuda Indonesia dan Wings Air untuk arus mudik dan arus balik pada tanggal tertentu sudah habis terjual, termasuk tiket arus balik beberapa hari ke depan," katanya.
"Meski terjadi peningkatan penumpang di Bandara Notohadinegoro Jember, tidak ada penambahan frekuensi penerbangan di bandara Jember karena penerbangan dua kali sehari tersebut dinilai cukup," ujarnya.
Manajer PT Garuda Indonesia Area Jember Heru Joko Satria saat dikonfirmasi awak media mengatakan, tiket pesawat Garuda Indonesia untuk arus balik pada Senin (18/6), Selasa (19/6), dan Rabu (20/6) sudah penuh.
"Selama arus mudik dan balik Lebaran 2018 terpantau okupansi penumpang di pesawat Garuda mencapai 100 persen untuk beberapa tanggal tertentu," katanya.
Ia mengatakan, pihak Garuda menggunakan batas bawah dan batas atas sesuai dengan ketentuan dalam hal tiket pesawat selama arus mudik dan balik Lebaran, sehingga harga tiket selama libur Lebaran tidak mengalami perubahan dan dapat dicek secara daring (online).

Rp 10 M untuk Jalan Bandara

Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas bandara Notohadinegoro Jember. Bukan hanya sarana, prasarana juga ditingkatkan. Salah satunya akses menuju ke bandara yang ada di Desa Wirowongso, Ajung, sehingga bisa digunakan untuk akses dua kendaraan sekaligus.

Seperti diketahui, selama ini jalan menuju bandara hanya bisa dilalui oleh satu kendaraan. Bahkan, jika kendaraan roda empat berpapasan, maka salah satu harus mengalah dan turun dari badan jalan terlebih dahulu agar kendaraan bisa lewat.

Bukan hanya itu, masih ada titik yang sangat dekat dengan jurang. Jalur ini cukup membahayakan pengendara. Kondisi itu rupanya sudah ditangkap oleh Pemkab Jember dan berencana untuk melebarkan jalan ini agar bisa dilewati oleh dua kendaraan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Rasyid Zakaria mengaku, akan ada pelebaran jalan menuju dan keluar bandara ini. “Iya nanti jalan akses ke bandara Notohadinegoro Jember akan diperlebar,” terang Rasyid, kemarin. Diharapkan pembangunan ini membuat pengendara lebih nyaman untuk akses ke bandara.

Pasalnya, jalan bandara ini merupakan akses satu-satunya menuju bandara. Selama ini, mayoritas kurang nyaman dengan akses menuju ke bandara tersebut karena jalannya yang masih sempit. Semula memang ada rencana akan membuat jalan tembus dari depan kantor bandara menuju ke jalan raya Ajung Tempurejo. Namun, karena sulitnya proses, pemkab mendahulukan untuk memperluas jalan yang lama.

Anggaran yang disediakan yakni di anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2018. “Nilainya sekitar Rp 10 miliar. Untuk pelebaran jalan sekitar Rp 6,5 miliar,” jelasnya menambahkan. 

Nantinya, pekerjaan tidak hanya pelebaran. Namun, akan dibangun lebih cantik. “Nanti di sana ada pelebaran jalan dan ada double way (jalan dua arah),” tuturnya. Persiapan pembangunan jalan double way menuju bandara ini sudah hampir tuntas, termasuk dengan desain yang nantinya akan dibangun di sepanjang jalan sekitar 2-3 km itu.

Bukan hanya memikirkan tentang jalan, pihaknya juga akan membangun penahan dinding jalan yang ada di selatan balai desa, tepatnya di depan lapangan Wirowongso. “Itu ada jurang akan kita bangun,” jelasnya. Dengan harapan nantinya warga dan pengendara tidak lagi waswas dengan jurang yang tingginya sekitar 4-5 meter itu.

Pihaknya menuturkan, akses jalan bandara ini memang diharapkan bisa selesai tahun ini. “Ini termasuk pembangunan prioritas,” jelasnya. Dengan demikian, pengerjaannya mulai dari tahapan perencanaan hingga dilakukan pengerjaan, akan dikebut. Bahkan, pihaknya berharap pengerjaan ini bisa dikebut oleh siapa pun yang nantinya mengerjakan jalan menuju ke bandara ini. 

“Kami harapkan sebelum pelaksanaan JFC (Jember Fashion Carnaval) 2018, jalan menuju ke bandara ini sudah tuntas,” terangnya. 

Jika melihat waktu, maka per Agustus 2018 pekerjaannya sudah rampung. Pengerjaan membutuhkan waktu sekitar dua bulan lamanya. Pihaknya berharap pelaksanaan ini bisa tuntas sesuai dengan waktu yang telah di-planning oleh DPU Bina Marga dan SDA Jember. Bukan hanya itu, Rasyid kemarin juga mewanti-wanti untuk pengerjaan diharapkan bisa dikerjakan dengan profesional oleh ahlinya. Dia tidak ingin ada preseden buruk lagi untuk pekerjaan yang tidak tuntas, apalagi untuk program unggulan.

Dengan demikian, jalan bandara ini bisa diselesaikan dengan baik dan tuntas tepat waktu. Serta, bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jember. (jr/ram/ras/das/JPR)


Sumber: radar.jawapos.com

HARGA TIKET PESAWAT DI BANDARA NOTOHADINEGORO SUDAH SESUAI

Pihak Polres dan Pemkab Jember memastikan dalam arus mudik ini harga tiket pesawat masih normal dan tidak ada lonjakan yang berarti menyusul berbagai isu soal kenaikan harga tiket di Bandara Notohadinegoro Jember. Hal itu disampaikan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo usai meninjau langsung ke bandara, Minggu (10/6).

“Maksud dan tujuan diadakannya pemantauan harga tiket pesawat terbang ini agar masyarakat tidak merasa resah dan khawatir, apabila akan berpergian dengan menggunakan peaswat terbang, Polres Jember menjamin harga tiket tidak akan melebihi ambang batas yang sudah ditentukan oleh Pemerintah,” kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo.

Walaupun permintaan tiket sangat tinggi dalam masa lebaran ini, untuk maskapai agar tidak memanfaatkan momen ini untuk memaksimalkan tarif di luar batas yang ada. Pihak maskapai penerbangan juga harus memperhitungkan daya beli masyarakat dalam menentukan harga tarif tiket pesawat.

Kapolres Jember Kusworo mengatakan, intuk pengawasan perubahan harga tiket pesawat agar tidak melewati ketentuan Pemerintah, Polres Jember akan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Pemkab Jember dan Instansi terkait di Bandara Notohadinegoro Jember.

Sementara Kepala Perwakilan Garuda Indonesia Jember, Heru Joko Satria mengatakan, selama arus mudik dan balik harga tiket Garuda (GIA) rute Jember-Surabaya dipastikan tidak akan berubah masih di sekitaran harga Rp. 315.000 sampai Rp. 602.000, dan itu masih berada di ambang batas yang di tentukan oleh pemerintah.

Hal senada juga di sampaikan oleh Kepala Seksi Tiketing Wings Air, Fikky M. Fawaid. Menurutnya, untuk harga tiket Wing Air juga masih di ambang batas yang di tentukan oleh pemerintah, setitar Rp. 318.000 sampai dengan Rp. 580.000 untuk rute Jember-Surabaya.

Sumber: jembergo.id

Semarak Ramadhan, Masjid Cheng Hoo Jember Gelar Berbagai Kegiatan

Jember, NU Online - Masjid Haji Muhammad Cheng Hoo Jember, Jawa Timur mempunyai cara tersendiri untuk menarik minat para remaja agar “kerasan” di masjid, yaitu dengan ngabuburit. 

Tapi ngabuburit yang ini bukan dengan jalan-jalan atau menikmati pemandangan sambil menunggu bedug magrib berbunyi, melainkan dengan menggelar stand up comedy. 

Lawakan monolog tersebut lalu dilanjutkan dengan taushiyah oleh Ustadz Muhammad Nasrullah (Oei Cin Hai). Dan kemudian ditutup dengan buka bersama.

Alhamdulillah banyak yang tertarik. Kami ingin meramaikan Ramadhan dengan kegiatan-kegiatan yang khas, yang juga diminati remaja,” ujar Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Jember, Edy Darmawan kepada NU Online di kompleks Masjid H Muhammad Cheng Hoo Jember, Kamis (24/5).

Selain masyarakat umum, takmir Masjid Haji Muhammad Cheng Hoo Jember memang membidik para remaja untuk dekat ke masjid. Jauh sebelum Ramadhan, masjid yang terletak di Jalan Hayam Wuruk, Kaliwatres, Jember itu memelopori gerakan shalat Subuh berjama’ah setiap hari Ahad dengan melibatkan anak-anak SMA, dan itu sukses.

“Gerakan shalat Subuh berjama’ah kami anggap penting untuk membina mental generasi muda, khususnya di sektiar masjid,” lanjut Edy.

Selain ngabuburit (setiap Sabtu), Takmir Masjid Haji Muhammad Cheng Hoo Jember selama ramadhan juga menggelar takjil dan buka bersama, shalat taraweh (setiap hari), santunan fakir miskin (Ahad Ke-2) santunan anak yatim (Ahad Ke-3), ceramah Nuzulul Qur’an, i’tikaf 10 hari terakhir, penerimaan dan distribusi zakat fitrah, dan shalat Idul Fitri. (Aryudi Abdul Razaq/Muiz)


Sumber: nu.or.id

Ribuan rokok tak bercukai disita polisi di Jember

Jember (ANTARA News) - Aparat Kepolisian Resor Jember menyita ribuan rokok tanpa cukai dengan menangkap seorang tersangka berinsial MD (40) yang merupakan warga Pondokdalem, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

"Pengungkapan tersebut berawal dari laporan warga ke Polsek Semboro yang mengaku sering melihat tersangka menjual rokok tanpa pita cukai ke warung-warung yang ada di sekitar wilayah Semboro," kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo dalam penjelasan persnya kepada media di Mapolres Jember, Kamis.

Setelah mendapat laporan itu, Polsek Semboro langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengetahui rumah tersangka dan menemukan barang bukti ribuan pak rokok di rumah tersebut.

"Berdasarkan pengakuan tersangka, ia menjual rokok tanpa pita cukai tersebut sejak empat bulan yang lalu dan mendapatkan barang tersebut dari tiga orang yang merupakan warga Kecamatan Bangsalsari, dan Sumberbaru," tuturnya.

Ia mengatakan Polres Jember masih akan melakukan pendalaman dalam kasus tersebut untuk mengetahui apakah tersangka merupakan jaringan peredaran rokok tanpa cukai di Kabupaten Jember atau tidak, sehingga kasus itu terus dikembangkan.


Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 10 merk rokok tanpa pita cukai dengan jumlah total sebanyak 578 slop, dimana tiap slop berisi 10 pak.

Rincian merk rokok tanpa cukai yang beredar di Kecamatan Semboro yakni merk Robicom sebanyak 400 slop, Taligung sebanyak 50 slop, Luxio 35 slop, Marco sebanyak 32 slop, SMD sebanyak 24 slop, Inter Premium sebanyak 13 slop, Grand Premium 13 slop, ST Premium 6 slop, YS Pro Mild sebanyak 8 slop, dan Bold sebanyak 2 slop.

"Tersangka terancam dijerat pasal 54 junto pasal 29 Undang - Undang Nomor 39 Tahun 2007, tentang Cukai dengan hancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara," katanya.

Kusworo mengimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif melaporkan kepada aparat kepolisian, apabila ada peredaran rokok tanpa cukai di wilayahnya karena hal tersebut merugikan negara.(
Zumrotun Solichah)


Sumber: antaranews.com


Mentan Minta Regulasi Ekspor Edamame Jember Dipermudah

JEMBER, KOMPAS.com - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, melepas ekspor produk unggulan edamame ke pasar Jepang sebanyak 23.000 kilogram di Kabupaten Jember, Kamis (24/5/2018). 


Tahun ini, 9.000 ton edamame asal Jember ditargetkan akan hadir di pasar-pasar manca negara. 



"Kita ekspor ke 12 negara, seperti Jepang, Amerika Serikat, Australia, Malaysia, serta beberapa negara di Eropa dan Timur Tengah," kata Amran saat singgah di PT. Mitratani Dua Tujuh, Jember, Jawa Timur. 



Menteri Pertanian memang sedang gencar mendorong ekspor produk-produk pertanian untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.


"Ini yang harus kita dorong. Pesan Pak Presiden Jokowi, yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi ada dua yaitu pertama ekspor dan yang ke dua investasi," ujarnya. 


Untuk mendorong ekspor, Kementerian Pertanian sudah melakukan sejumlah langkah deregulasi.



Berdasarkan data Kementerian Pertanian, sudah ada 50 Peraturan dan Keputusan Menteri Pertanian yang dihapus.  



"Jika ada yang ingin ekspor, kita permudah. Kita jemput bola, jika perlu antarkan surat-surat yang dibutuhkan untuk ekspor," ujarnya. 



Trend ekspor produk pertanian memang sedang naik di empat tahun pemerintahan Jokowi-JK. 



Beberapa produk yang sedang digencarkan antara lain adalah jagung dan ayam olahan. 



Pada 2017, nilai ekspor di sektor pertanian mencapai Rp 440 triliun atau meningkat 24 persen dari tahun sebelumnya. 







Cerutu dan kopi 



Selain edamame, Kabupaten Jember memiliki komoditas unggulan lainnya yakni kopi dan tembakau. Ada pun tembakau Jember diolah menjadi cerutu yang diekspor ke sejumlah negara.


Sayangnya, kopi Jember belum dibudidayakan secara optimal. Menurut Bupati Jember, Faida, masyarakat Jember menanam kopi karena budaya turun temurun.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Jember berencana menambah lahan perkebunan kopi dan membuat program pendampingan bagi para petani untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kopi.

"Kami akan menambah luas lahan. Selain itu, akan diadakan pelatihan barista bagi generasi muda," katanya, Rabu (23/5/2018).


Sumber: Kompas.com




Jember Akan Bangun 3 Dermaga Tahun 2019

SURYA.co.id | JEMBER -  Mulai 2019, Kabupaten Jember akan membangun tiga Dermaga di kawasan pesisir pantai selatan. Salah satunya di Pantai Puger.

Hal tersebut disampaikan Bupati Jember, Faida, di depan ratusan nelayan pesisir yang hadir dalam sosialisasi keselamatan pelayaran, Selasa (22/5/2018).

“Kabupaten Jember akan segera membangun tiga Dermaga termasuk di Puger, mulai tahun depan awal 2019. Dermaga ini berfungsi untuk angkutan penumpang, barang maupun untuk wisata, untuk itu kami sampaikan jauh-jauh hari kepada nelayan, kita gelar sosialiasi supaya mereka tahu berlayar yang aman” kata Faida usai memberi pengarahan kepada nelayan di balai Kecamatan Puger, Selasa siang (22/5/2018)

Faida memastikan, ke depan nelayan sudah tidak perlu lagi khawatir soal penyimpanan ikan karena di Puger sudah memiliki cold storage atau tempat pendingin ikan dengan kapasitas hingga puluhan ton.

Selain itu, Pemkab Jember bersama Kementerian Perikanan juga bakal merealisasikan potensi wisata bahari dengan kuliner khas ikan laut.

“Nelayan gak perlu khawatir simpan ikannya, kita sediakan cold storage, Puger juga akan ada wisata pesisir, wisata bahari kuliner khusus ikan laut kerjasama dengan Kementerian Perikanan. Jadi kita harus siapkan diri, ini perlunya membangun SDM dan membangun Jember.

Selain pengarahan, hari ini terdapat pengurusan Adminduk oleh Dispendukcapil, Pasar Murah Ramadan yang disediakan oleh Disperindag dan Sosialisasi Keselamatan Pelayaran oleh Dishub.

Bupati Faida juga memberikan asuransi nelayan bagi yang telah mengalami kecelakaan, serta pembagian paket sembako bagi nelayan yang tidak mampu.

Kepada ratusan nelayan, dia juga meyakinkan tidak ada pungli dalam mengurus administrasi kependudukan seperti KTP, KK dan lainnya.

“Silahkan laporkan pada Camat dan Bupati kalau ada tarikan uang transport dan lainnya. Sudah ada juga pendopo ekspress yang antar ke rumah penduduk langsung, ada 45 ribu yang akan didistribusi, sudah ada 20 ribu yang dikirim, dan ada puluhan ribu KTP yang akan dicetak lagi,” ungkapnya.

Selain itu, pihak Dinas Kesehatan juga turun untuk mengecek kesehatan keluarga nelayan.

“Jangan sampai menunggu sakit, jaga keselamatan, selebihnya berdoa. Asuransi nelayan akan terus dilanjutkan. Tolong dibantu nelayan agar semua kesejahteraan bisa dijamin,” ujarnya.

Bupati Faida juga minta pada orang tua nelayan, jangan ada anak nelayan yang sampai putus sekolah.

“Juga ada beasiswa untuk mahasiswa anak nelayan. Janji sama saya, agar anak sampean agar tidak putus sekolah. Ajukan beasiswa ke bupati, ditulisi anaknya nelayan Puger, ajukan beasiswa mahasiswa utk sekolah dimana saja,” pungkasnya.


Sumber: surya.co.id

Runway Diperpanjang, Bandara Notohadinegoro Jadi Sub-Embarkasi Haji

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan akan memperpanjang landasan pacu (runway) Bandara Notohadinegoro di Jember, Jawa Timur, menjadi 2.500 meter x 105 meter agar bisa didarati pesawat jenis Boeing 737 dan Airbus A320.

Dengan kapasitas lebih besar, bandara ini bakal dijadikan sub-embarkasi penerbangan haji.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso mengatakan saat ini Bandara Notohadinegoro memiliki panjang landasan pacu 1.560 meter yang hanya bisa didarati pesawat jenis ATR 72-600.

Dia menambahkan perkembangan ekonomi di wilayah Jember terbilang pesat, sehingga pengembangan bandara menjadi kebutuhan.

“Namun, pengembangan bandara juga harus memperhatikan daerah sekitar, misalnya akses atau jalannya, sarana transportasi darat, serta pembebasan lahannya harus clear agar tidak timbul permasalahan di kemudian hari,” ujar Agus melalui siaran pers pada Kamis (11/1/2018).
Pada Kamis ini, Ditjen Perhubungan menggelar pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Jember, PT Angkasa Pura II (Persero), serta Otoritas Bandara III dan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Bandara Trunojoyo dalam rangka koordinasi pengembangan Bandara Notohadinegoro.

Bupati Jember Faida juga mengatakan pihaknya berkeinginananmenjadikan Bandara Notohadinegoro sebagai sub-embarkasi untuk penerbangan jemaah haji.
Menurut Faida, saat ini di Jember dan sekitarnya terdapat 17 kloter embarkasi haji. Saat ini, para jemaah menggunakan transportasi darat untuk terbang ke Tanah Suci melalui Bandara Juanda, Surabaya.

Bila Bandara Notohadinegoro dijadikan sub-embarkasi, jemaah tak perlu menempuh perjalanan darat. "Jemaah menggunakan pesawat untuk menuju dan balik dari Bandara Juanda Surabaya, sehingga tidak melelahkan dan mempersingkat waktu tempuh," ujarnya. (industri.bisnis.com)


Bupati Jember Usung Festival Baris-Berbaris Jadi Festival Unggulan

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Bupati Jember dr Faida berharap festival baris-berbaris dapat menjadi salah satu festival unggulan di Jember, Jawa Timur.

Faida menerangkan bahwa ide untuk menggelar festival baris-berbaris tersebut berawal dari Program Satu Sekolah Satu TNI yang baru mulai berjalan pada Minggu (22/4/2018) mendatang.

Dia menjelaskan, pihaknya akan memilih 100 festival terbaik yang diadakan di Jember. Dari jumlah tersebut, akan dipilih 10 festival menjadi festival unggulan.

"Saya yakin, festival baris-berbaris akan masuk ke dalam 10 festival unggulan di Kabupaten Jember. Festival ini lahir dari Program Satu Sekolah Satu TNI," ujarnya.

Alasan Faida menggadang-gadang festival baris-berbaris menjadi salah satu festival unggulan, di antaranya yakni karena kegiatan baris-berbaris dapat melatih kedisiplinan pelajar.
"Nanti yang dinilai tidak hanya diaiplin dan kekompakan, tapi juga seni atau koreografi baris-berbarisnya juga," ungkapnya.

Dia juga menanbahkan, peserta festival tersebut adalah pelajar mulai dari SD/sederajat hingga SMA/sederajat, baik negeri maupun swasta.
"Nanti kami bersama Kodim Jember akan menyusun sistem penilaian festival baris-berbaris itu. Insyaallah mulai digelar Agustus nanti," imbuhnya. (*) (timesindonesia.co.id)

Soto Degan Cuma di Jember, Sensasinya 'Gimana Gitu'

VIVA – Ini soto bukan soto biasa. Sesuai namanya, soto degan atau kelapa ini dimasak dan disajikan dengan wadah buah kelapa muda.

Air dan daging kelapanya juga dicampurkan. Aromanya betul-betul berbeda dari umumnya soto. Di lidah, sensasinya gimana gitu.

Soto degan atau kelapa tercipta dari inovasi seorang pedagang kuliner bernama Rani Soraya, warga Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kuliner unik itu pernah menjuarai festival kuliner di Jember, Jawa Timur.
"Pertama kali dibuat tahun 2016," kata Rani di arena bazar HUT Yayasan Kemala Bhayangkari di Markas Polda Jatim, Surabaya, Kamis, 5 April 2018.
Bumbu kuah soto degan sama seperti soto biasa. Yang membedakan hanya pada lauk dan pelengkapnya. Soto degan bisa menggunakan daging ayam atau sapi. Tetapi, daging sapinya lebih enak dan tak pakai bihun.
"Kita pakai juga jamur, kentang goreng, bawang goreng, bawang daun, dan daging kelapa," ujarnya.

Bagaimana cara memasaknya? Mula-mula kuah soto dimasak dengan menggunakan panci. Kuah berasal dari air putih dan air kelapa muda dengan takaran yang sama.
"Kuahnya separuh pakai air putih, separuh air kelapa," kata Rani.
Setelah matang, kuah dimasukkan ke dalam buah kelapa muda. Lauk dan semua bahan pelengkap dimasukkan pula. Soto berwadah batok kelapa muda itu lalu dimasak selama 5-10 menit.
"Kalau enggak kena angin cepat matangnya, lima menit sudah bisa disajikan," katanya.
Bagaimana rasanya? VIVA coba mencicipi dan rasanya memang berbeda dari soto biasa. Ada aroma santan meresap ke dalam kuah dan daging soto. Daging kelapa mudanya kenyal-kenyal di lidah. Sensasi tak biasa.
"Akan beda rasanya kalau dimasak dengan panci," ucap Rani. (viva.co.id)

JFC International Exhibition 2018.

JFC International Event merupakan event yang telah menjadi sorotan dunia internasional dan dihadiri ribuan wisatawan serta ratusan media lokal maupun Internasional. Dengan potensi ini, JFC ingin mengajak pelaku industri dan stakeholder di bidang Fashion, Art+Craft, Culture and Tourism (FACT) dan Kuliner untuk berpromosi dalam sebuah kegiatan akbar JFC International Exhibition 2018.
JFC International Exhibition 2018 merupakan satu kesatuan event dari Jember Fashion Carnival International Event yang rutin digelar setiap tahunnya dengan antusiasme luar biasa dari masyarakat baik nasional maupun internasional. JFC International Exhibition 2018 akan diisi 200 stand yang akan menampilkan produk-produk di bidang FACT dan Kuliner baik dari Nasional maupun internasional. (jfcexhibition.com)

Launching tema JFC 17

Jember Fashion Carnaval melaunching Tema JFC tahun 2018 dengan tema utama ASIALIGHT (Kejayaan Asia) dengan mempresentasikan 10 Defile yakni Kujang, STAR, Babylonia, Shogun,Ottoman empire,Silla-Korea, Saudi Arabian,Bian Lian-China, India pada hari Minggu, 18 Pebruari 2018 di Central Park Jember. Tahun ini JFC International event 2018 akan menyelengarakan 4 Content Acara yakni Carnival, Exhibtion, Conference dan concert diselenggarakan pada tgl 7 sd 12 Agustus 2018.
(jemberfashioncarnaval.com)

JFC 13

test

Garuda Indonesia Resmikan Penerbangan Perdana Surabaya - Jember


Surabaya -PT Garuda Indonesia Tbk (GIIA) pagi ini membuka rute baru penerbangan dari Surabaya menuju Jember (PP). Ini merupakan penerbangan komersial perdana dengan tujuan Jember.

Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer mengatakan, penerbangan ke Jember sudah direncanakan sejak lama. Namun, perseroan menunggu kesiapan dari bandara Jember yang dikelola pemerintah.


"Beberapa kali ditunda karena kami memastikan bandara sudah siap. Selain penerbangan perdana Garuda Indonesia ke Jember, juga penerbangan komersial pertama ke Jember," kata Meijer di acara Peresmian Penerbangan Perdana Garuda Indonesia Surabaya-Jember, di Bandara Juanda, Surabaya, Rabu (16/7/2014).


Penerbangan dengan rute Surabaya-Jember akan dilayani dengan pesawat turboprop ATR 72-600 berkapasitas 70 kursi kelas ekonomi. Penerbangan ini akan dilakukan 1 kali setiap harinya, yaitu pukul 09.00 WIB dan tiba di Jember pukul 09.35 WIB. Lalu penerbangan dari Jember pukul 10.00 WIB dan tiba di Surabaya pukul 10.35 WIB.


Meijer mengatakan, dengan diresmikannya rute penerbangan ini, kemudahan akses masyarakat menuju dan dari Jember ke Surabaya menjadi lebih mudah. Apalagi, penerbangan ini diresmikan sebelum musim mudik Idul Fitri.

"Ini wujud Garuda Indonesia dengan komitmen pemerintah dalam MP3EI menghubungkan daerah kecil," ujarnya.

Hadir dalam peresmian ini Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, Direktur Jenderal Perkeretaapian Hermanto Dwiatmoko, Direktur Kebandarudaraan Bambang Tjahyono, dan para pemangku kepentingan lainnya.

"Saya berharap setelah penerbangan ini load factor-nya akan semakin bagus," tutur Bambang Susantono.


sumber: detik finance

Wamenhub Hadiri Penerbangan Perdana Jember-Surabaya



JEMBER - Pesawat Garuda Indonesia jenis ATR 72-600 yang membawa Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono serta Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Garuda Indonesia Erick Meijer, mendarat dengan mulus di Bandar Udara Notohadinegoro, Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Jember Jawa Timur, Rabu (16/7/2014).


Wamenhub dan rombongan tiba di Jember dalam rangka penerbangan perdana sekaligus peresmian rute Jember- Surabaya, yang secara resmi dimulai hari ini. Rombongan disambut Bupati Jember, MZA Djalal, dan forum pimpinan daerah Jember, serta atraksi peserta Jember Fashion Carnaval (JFC).

Manajer Area Garuda Indonesia di wilayah Jember-Banyuwangi, Boedi Prihantoro, Selasa (15/7/2014), mengatakan penerbangan perdana pesawat ATR 72-600 di Bandara Notohadinegoro Jember pada Rabu (16/7/2014) sekaligus melayani penerbangan komersial untuk masyarakat umum.

"Untuk penerbangan perdana rencananya dihadiri oleh Wamenhub Bambang Susantono, Direktur Penjualan dan Pemasaran Garuda Indonesia Erik Meijer, serta Vice President Domestic Region 3 Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Garuda Indonesia Ari Suryanta," kata Boedi.

Menurut dia, pesawat Garuda yang berkapasitas 70 orang tersebut akan memulai penerbangan dari Denpasar-Bali menuju ke Bandara Blimbingsari Banyuwangi dan melanjutkan perjalanan ke Bandara Juanda Surabaya, kemudian menuju ke Bandara Notohadinegoro Jember.

"Pesawat ATR 72-600 akan berangkat dari Bandara Juanda Surabaya pukul 09.00 WIB dan dijadwalkan tiba di Bandara Notohadinegoro Jember pada pukul 09.35 WIB, sedangkan jadwal keberangkatan dari Jember pada pukul 10.05 WIB," paparnya.

Untuk acara penerbangan perdana tersebut, lanjut Boedi, pihak Garuda Indonesia menyiapkan sebanyak 40 kursi untuk tamu undangan dan VIP dari rombongan Jakarta dan Surabaya, termasuk pihak forum pimpinan daerah Jember akan disediakan sebanyak lima kursi.

"Dari 70 kursi yang ada, 20 kursi di antaranya sudah dipesan penumpang yang akan menikmati perjalanan perdana Garuda Indonesia untuk penerbangan Jember-Surabaya atau sebaliknya pada besok Rabu (16/7/2014)," katanya.



Boedi berharap penerbangan perdana tersebut dapat berjalan lancar dan tingginya antusias masyarakat terhadap operasional Bandara Notohadinegoro Jember dapat terlihat pada pemesanan tiket yang sudah penuh sepekan sebelum penerbangan perdana dijadwalkan.

Sebelumnya, Bupati Jember MZA Djalal menyambut baik penerbangan perdana Garuda Indonesia di Bandara Notohadinegoro Jember karena dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menarik investor untuk datang ke Jember.

"Beroperasinya Bandara Notohadinegoro dapat memangkas waktu jarak tempuh trasportasi darat yang selama ini banyak menjadi kendala dan dikeluhkan para investor dalam mengembangkan usahanya di Jember, sehingga saya berharap pertumbuhan ekonomi dapat meningkat," kata Djalal.


--------------------------------------------------





“Setelah persiapan cukup lama, tadi kita mendarat dengan baik untuk penerbangan perdana ini. Saya tadi lihat dari atas sangat bagus, runway-nya smooth, sangat enak, dan bisa dibilang penerbangan ini kayak perjalanan wisata. Sebab dari atas kita bisa lihat pemandangan laut, alam, dan gunung. Apalagi kita terbangnya tadi agak rendah, sehingga semuanya kelihatan,” kata Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Garuda Indonesia, Erick Meijer.

Erick berharap, dengan hadirnya Garuda Indonesia di Kabupaten Jember dapat mendongkrak perekonomian masyarakat Jember. “Kalau melihat potensi pasar, saya sangat yakin animo masyarakat di sini akan sangat besar, sebab jumlah penduduknya juga sangat besar,” katanya.

Sementara Wamenhub Bambang Susantono mengatakan keberadaan bandara sangat penting bagi suatu daerah. “Penerbangan merupakan jembatan udara untuk Kabupaten Jember. Dengan hadirnya Garuda Indonesia di kabupaten ini, tidak hanya dari Jember-Surabaya saja, tetapi nantinya Jember ke mancanegara, sebab Garuda terhubung tidak hanya domestik Indonesia, tetapi internasional,” kata Bambang.

Wamenhub berharap, dengan beroperasinya Bandara Notohadinegoro Jember akan dimanfaatkan oleh para pelaku usaha Jember untuk membangun relasi di luar. “Saya berharap, bandara ini bisa berkembang secara pesat,” tambah Bambang.







Tiket Penerbangan Perdana Surabaya-Jember PP Habis Terjual

JEMBER — Tiket penerbangan perdana Jember-Surabaya atau sebaliknya yang mulai dibuka oleh PT Garuda Indonesia (Persero) untuk penerbangan komersial terjual habis untuk keberangkatan 16-17 Juli 2014.
"Sejak dibuka masa reservasinya pada 23 Juni 2014, kursi penerbangan perdana selama dua hari ini sudah dipesan oleh penumpang, baik dari Bandara Notohadinegoro di Jember maupun di Bandara Juanda Surabaya," kata Manajer Area Wilayah Banyuwangi-Jember, Boedi Prihantoro, Rabu (16/7/2014).
Bandara Notohadinegoro Jember mulai Rabu ini beroperasi dan maskapai Garuda Indonesia menerbangi rute Jember menuju Surabaya dan sebaliknya dengan menggunakan pesawat jenis ATR 72-600 yang berkapasitas hingga 70 penumpang.
"Antusias masyarakat cukup tinggi terhadap operasional Bandara Notohadinegoro Jember dan hal tersebut terbukti tiket pemesanan untuk keberangkatan Jember-Surabaya atau sebaliknya selama dua hari ini sudah dipesan penumpang dan penuh sepekan sebelum jadwal penerbangan perdana," tuturnya.
Sesuai jadwal, penerbangan dari Surabaya menuju Jember akan berangkat dari Bandara Juanda Surabaya pada pukul 09.00 WIB dan tiba di Jember pada pukul 09.35 WIB, sedangkan jadwal penerbangan Jember menuju Surabaya dari Bandara Notohadinegoro pukul 10.05 WIB dan tiba di Bandara Juanda pada pukul 10.55 WIB.
Maskapai berpelat merah tersebut mematok tarif untuk penerbangan perdana sebesar Rp350 ribu untuk rute Surabaya-Jember, sedangkan dari Jember menuju Surabaya dengan tarif sebesar Rp279.900 untuk sekali terbang.
"Garuda Indonesia hanya melayani satu kali penerbangan dalam sehari baik rute Jember-Surabaya maupun Surabaya-Jember sambil melihat perkembangan pasar nanti," katanya.
Pembukaan operasional Bandara Notohadinegoro Jember dengan penerbangan perdana Garuda Indonesia pada Rabu ini dihadiri oleh Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, Direktur Penjualan dan Pemasaran Garuda Indonesia Erik Meijer, serta Vice President Domestic Region 3 Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Garuda Indonesia Ari Suryanta.
Untuk acara penerbangan perdana tersebut, kata Boedi, pihak Garuda Indonesia menyiapkan sebanyak 40 kursi untuk tamu undangan dan VIP dari rombongan Jakarta dan Surabaya, termasuk pihak forum pimpinan daerah (forpimda) Jember disediakan sebanyak lima kursi.
"Untuk persiapan operasional dan penerbangan perdana pesawat ATR 72-600, pihak Garuda dan Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub menambah jumlah personel yang ditempatkan di Jember yakni sekitar 14 personel," ujarnya.


 Sumber : Antara

Jember Fashion Carnaval (JFC) XII, 20 - 25 AGUSTUS 2013

Tahun ini Jember Fashion Carnaval 12 akan diselenggarakan pada tanggal 23 - 25 Agustus 2013 dengan tema Utama " Artechsion ( Art meet Technology and Illusion ) " dengan 10 tema defile yakni Tibet, Betawi, Bamboo,Artdeco,Octopus, Canvas, Tribe, Spider, Beetle dan Venice di Jember - Jawa Timur Indonesia. Diawali dengan JFC International Exhibition yakni Painting Exhibition, Photo Exhibition dan Culinary Exhibition digelar mulai tanggal 20 - 25 Agustus 2013. JFC show Time tahun ini : 23 Agustus 2013 Kids Carnival, 24 Agustus 2013 Art Wear Carnival dan 25 Agustus 2013 Grand Carnival

 






1. Tribes

                                               2. Betawi



                                                                                               3. Bamboo











                                                4. Art Deco






5. Octopus











                                                6. Canvas



                                                                                               7. Tribes












                                                8. Spider







 9. Beetle











                                               10. Venice