sponsor

Slider

Recent Tube

Seputar Kampus

Prodi. Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)

Info Musik

Guest Star

Seputar Jember

Kuliner Jember

Hari Pertama Kerja, IAIN Jember Gelar Halal Bihalal

Humas (Jember) – Keluarga besar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember menggelar acara Halal Bihalal bersama seluruh pegawai di pertama hari kerja usai libur lebaran. Acara halal bihalal dimulai sejak jam 08.30 WIB di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) IAIN Jember.

Acara halal bihalal adalah kegiatan yang rutin digelar oleh Keluarga besar IAIN Jember pasca libur Lebaran. Rektor IAIN Jember Babun Suharto menegaskan bahwa momen lebaran dan halalbihalal menjadi ajang bagi seluruh sivitas akademika di lingkungan IAIN Jember untuk saling memaafkan dan introspeksi diri. Babun juga berpesan agar jajarannya bekerja lebih baik ke depannya.

“Dengan kegiatan halal bihalal dan kita saling ikhlas memaafkan pasca lebaran ini, semoga dapat memberi dorongan positif bagi kita semua untuk bekerja lebih baik, lebih produktif dan inovatif” ungkap Babun, Kamis (21/6) di Jember.

Dikatakan Babun, IAIN Jember pasca lebaran akan menggelar pelbagai kegiatan nasional dalam rangkaian Muktamar Keilmuan IAIN Jember yang telah diawali dengan kegiatan pembuka sebelum lebaran kemarin.

“Dalam waktu dekat, IAIN Jember akan menggelar pertemuan seluruh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) seluruh perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia. Selain itu, IAIN Jember juga akan menjadi tuan rumah pertemuan Kepala Biro PTKIN Se-Indonesia. Karena itu, mari kita bersama-sama untuk bekerja mensukseskan seluruh kegiatan kampus,” harap Babun.

Babun mengajak agar seluruh sivitas akademika IAIN Jember lebih bekerja dengan disiplin dan lebih baik. Menurutnya, spirit dan komitmen bekerja pasca liburan dan lebaran harus lebih baik dan lebih produktif.

Hadir dalam kegiatan halal bihalal ini seluruh pimpinan IAIN Jember mulai dari wakil rektor, Kepala Biro, seluruh Dekan Fakultas, Direktur Pascasarjana, Kepala Lembaga, Unit, dosen dan pegawai serta keluarga besar IAIN Jember. (humas/wildanhef)

IAIN Jember Segera Miliki Stadion Standar Nasional

Humas (Jember) - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember akan memiliki stadion berstandar nasional. Pengembangan lapangan milik  kampus Islam Nusantara ini segera direalisasikan tahun 2018. Kepastian itu disampaikan Rektor IAIN Jember Babun Suharto saat menerima tim verifikasi lapangan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Senin (11/6) di IAIN Jember.

Babun menuturkan lapangan IAIN Jember nantinya akan dimanfaatkan sebagai fasilitas kegiatan olahraga baik untuk civitas akademika maupun masyarakat umum. Pihaknya mengaku bahwa stadion IAIN Jember prioritas untuk civitas akademika kampus, namun juga dapat dimanfaatkan masyarakat umum.

“Dua tahun lalu, kami mengajukan proposal pengembangan lapangan dan stadion nasional IAIN Jember ke Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Alhamdulilah, tahun ini telah disetujui dan segera proses pembangunan untuk segera dimanfaatkan”, terang Babun.

Babun menambahkan, dengan adanya fasilitas baru, pelbagai kompetisi dapat digelar di lapangan IAIN Jember dan tidak terbatas pada perlombaan panahan sebagaimana yang telah dilakukan sebelumnya. Babun berharap pelbagai cabang perlombaan lainnya seperti sepak bola juga dapat digelar di lapangan stadion IAIN Jember.

“Tahun depan, saat pembangunan sudah rampung, kami siap menggelar sekaligus menjadi prakarsa pertama Kompetisi Sepakbola antar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri se-Indonesia. Ini menjadi bagian pengembangan seni dan kreativitas mahasiswa dalam bidang olahraga”, ungkap Babun.

Tim verifikasi lapangan dari Kemenpora Aditya Maretinova mengungkapkan bahwa lapangan IAIN Jember telah memenuhi ukuran standar nasional. Bahkan, gambaran awal stadion sudah dibuat, terutama penempatan tribun.

“Kami melakukan verifikasi untuk mengecek beberapa perubahan, misalnya terkait kontur tanah. Apakah tanah layak, tanah sawah atau tanah darat. Hasilnya, lapangan IAIN Jember sudah layak dan memenuhi standar nasional,” terang Aditya Maretinova.

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia menggelontorkan dana Rp4 miliar untuk proses pembangunan stadion IAIN Jember. Peruntukannya pada empat aspek, yaitu konsultan perencana, konstruksi fisik, konsultan pengawas, dan pengelola teknis.

Hadir mendampingi Rektor IAIN Jember, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Sukarno, Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan Abd. Syakur. (humas/wildanhef)

HIPMI Jember Lantik Himpunan Pengusaha Muda Perguruan Tinggi IAIN Jember

Jember (Humas) --  Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Jember resmi dilantik oleh bendahara umum Badan Pengurus  Cabang HIMPI Jember Nur Rizal Arib. Terpilih sebagai koordinator HIPMI PT IAIN Jember Muhammad Sholihin. Pelantikan disaksikan oleh Dekan FEBI Moh. Chotib dan seluruh jajarannya.

Bendahara BPC HIPMI Jember Nur Arizal menyampaikan bahwa HIMPI Perguruan Tinggi bergerak dalam proses pengembangan dan permberdayaan kewirausahaan di lingkungan universitas. Pihaknya menyadari pentingnya pengembangan jiwa kewiraswastaan di kalangan generasi muda. “HIPMI PT bertujuan sebagai motor penggerak dalam menopang proses kaderisasi pengusaha HIPMI. Semoga HIMPI PT pada FEBI IAIN Jember ini dapat berproses dengan baik dan melahirkan para pengusaha muda,” ungkap Nur Arizal, Senin (5/6) di gedung FEBI IAIN Jember.

Sementara Dekan FEBI Moh. Chotib berharap agar mahasiswa gigih dalam berusaha. Menurutnya,  mahasiswa jangan malu untuk merintis usaha karena usaha besar juga diawali dari usaha kecil.
“Kami berharap HIMPI PT pada FEBI ini dapat menjadi wadah interaksi antar anggota untuk membangun jaringan bisnis, interaksi serta distribusi informasi untuk bergerak bersama dalam mendorong kewirausahaan nasional,” ungkap Moh. Chotib.

Moh. Chotib menekankan bahwa kunci kesuksesskan adalah belajar, bekerja keras dan berdoa. Menurutnya, dalam dunia usaha butuh kerja keras dan komitmen yang kuat. “Semoga dengan diresmikannya HIPMI PT IAIN Jember dapat mengokohkan semangat kewirausahaan pada generasi muda. HIPMI PT IAIN Jember ini dapat dijadikan medan berkiprah dan pengabdian” harap Dekan FEBI Moh. Chotib. (wildan/humas)

Mahad Al-Jamiah IAIN Jember Gelar Haflah Akhirussanah

Humas - Ma’had al-Jami’ah Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember menggelar Haflah Akhirussanah yang ke-II bagi mahasantri tahun angkatan 2017/2018. Haflah akhirussanah ma’had mengangkat tema Ma’had Al-Jamiah IAIN Jember sebagai Candradimuka Mahasantri Berkarakater Intelektual, Prolifik dan Moderat.
Wakil Rektor bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Jember Nur Solikin berharap Ma’had Al-Jami’ah menjadi wadah yang mampu melahirkan mahasantri yang cerdas dalam bidang intelektual, emosional dan spiritual.
“Ma’had al-Jamiah ini menjadi icon IAIN Jember. Dari ma’had ini, para mahasantri diharapkan memiliki kemampuan akademik yang mempuni dan komprehensif dengan menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan spritual,“ tutur Solikin dihadapan 560 Mahasantri Ma’had Al-Jamiah, Kamis (10/5) di aula IAIN Jember.
Nur Solikin juga menghimbau kepada semua pihak ma’had untuk memperketat proses seleksi penerimaan mahasantri baru mengingat banyaknya calon mahasiswa yang berminat memasuki ma’had.
Sementara Direktur Ma’had al-Jamiah Pujiono Abdul Hamid berpesan kepada mahasantri yang akan meninggalkan ma’had setelah satu tahun berproses agar senantiasa menggali ilmu pengetahuan khususnya ilmu agama sebagai dasar dari setiap perbuatan dalam menjalani kehidupan.
“Dimanapun para mahasantri berada, kami berharap senantiasa menggali ilmu pengetahuan sebagai bekal kehidupan”, demikian pesan Pujiono.
Selain memberikan motivasi, Pujiono juga menguji hafidz dan hafidzoh perwakilan dari program tahfid ma’had al-jamiah. Pujiono memberikan apresiasi kepada peserta Musabaqah Fahmil Qur’an yang telah meraih juara 3 dalam event Festival Qur’ani di UIN Sunan Ampel Surabaya.
“Prestasi ini sangat membanggakan. Ini menjadi bukti keberhasilan mahasantri dalam berproses selama satu tahun di ma’had”, ungkap Pujiono yang juga menjabat Wakil Dekan bidang Akademik Fakultas Syariah IAIN Jember.
Malam Haflah Akhirussanah dimeriahkan oleh penampilan kreasi mahasantri perwakilan dari setiap blok ma’had dengan menampilkan kreatifitas masing-masing. Kemeriahan puncak Haflah Akhirus Sanah diakhiri dengan pelepasan kembang api.
Hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan IAIN Jember, pengasuh, muallim-muallimah dan seluruh pengurus Ma’had Al-Jamiah. Sementara pengisi acara dalam kegiatan ini K.H Dr. Musta’in Syafi’i, M.Ag dari Jombang. (humas/wildan)

Resmikan Gedung FTIK, Sekjen Kemenag: Membangun Pendidikan Hakikatnya adalah Membangun Peradaban

Humas --  Sekretaris Jenderal Kemenag Nur Syam meresmikan gedung perkuliahan dan aktifitas akademik Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Jember yang dibangun dengan skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Peresmian itu ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Sekjen Nur Syam didampingi Rektor IAIN Jember Babun Suharto, Dekan FTIK Abdullah, dan civitas akademika IAIN Jember lainnya.
Sekjen berharap gedung perkuliahan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk bersama-sama membangun peradaban bangsa. Menurutnya, menyiapkan pendidikan sejatinya sedang membangun peradaban bangsa.
“Ketika kita membangun sarana prasarana pendidikan, sesungguhnya kita membangun sarana prasanara peradaban Islam kedepan. Mudah-mudahan  gedung perkuliahan ini bermanfaat bagi kita semua dalam mengembangkan SDM manusia Indonesia lebih baik,” tutur Sekjen di Jember, Minggu (24/04).
Dikatakan Sekjen, pembangunan gedung ini menandai bahwa kita semua akan membangun peradaban bangsa yang luar biasa yang bisa menjadi contoh dunia bahwa kita bisa membangun pendidikan yang bagus, berkualitas.
“Kita optimis dapat membangun peradaban dunia dari Indonesia,” kata Sekjen.
Gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dibangun berdampingan dengan gedung perpustakaan IAIN Jember. Konstruk bangunannya berdiri megah terdiri dari 7 lantai dengan berciri khas IAIN Jember.
Setelah beralih status dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN), saat ini IAIN Jember memiliki lima fakultas, yaitu Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Syariah, Fakultas Dakwah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan Fakultas Ushuludin, Adab dan Humaniora.
Tampak hadir menyaksikan peresmian gedung FTIK, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Muhammad Zain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Syamsul Bahri, Pimpinan PTKIN eks-Cabang IAIN Sunan Ampel dan seluruh civitas akademika IAIN Jember. (wildan/humas)

Sekjen Lepas Ribuan Peserta Mlaku Bareng IAIN Jember

Humas - Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nur Syam melepas ribuan peserta Mlaku Bareng IAIN Jember bersama alumni, sivitas akademika, dan masyarakat umum. Pelepasan itu dilakukan tepat pukul 6.30 oleh Sekjen bersama Rektor IAIN Jember Babun Suharto, Minggu, (29/4) di IAIN Jember.
Sekjen menuturkan, adanya kebersamaan semuan komponen merupakan kunci sukses pengembangan kampus IAIN Jember. “Kebersamaan seperti ini harus kita jaga untuk sama-sama berkomitmen membesarkan kampus kebanggaan masyarakat Jawa Timur ini”, ungkap Sekjen dihadapan ribuan peserta Mlaku Bareng IAIN Jember.
Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi salah satu media perekat semua komponen. Selain itu, juga menjadi ajang sosialisasi kepada masyarakat umum agar kampus tidak terkesan berada di puncak menara gading.
Rektor IAIN Jember Babun Suharto mengatakan, semarak pembuka Pekan Muktamar Keilmuan IAIN Jember dikemas dalam tiga O, yaitu Olah Pikir, Olah Hati, dan Olah Raga. “Kegiatan Mlaku Bareng ini merupakan bagian dari olahraga bersama dengan harapan dapat menjalin silaturrahim lebih dekat antara IAIN Jember dengan masyarakat umum dan semua komponen untuk sama-sama membesarkan institusi yang kita cintai ini,” tutur Babun.
Dikatakan Babun, panitia telah menyiapkan sejumlah doorprize, antara lain: 1 paket umrah gratis, 2 unit sepeda motor, 4 buah TV, 10 sepeda gunung, santunan anak yatim dan dhuafa, dan puluhan door prize lainnya.
Peserta Mlaku Bareng IAIN Jember diperkirakan mencapai 15.000 orang. Mereka melewati rute dari Kampus IAIN Jember Jl. Mataram - Jl. Hayam Wuruk – Jl. Gajah Mada – Perempatan Lampu Merah Perum Argopuro – Putar Balik Jl. Gajah Mada – Jl. Hayam Wuruk – Jl. Mataram dan finish di Kampus IAIN Jember.
Nampak hadir mengikuti Mlaku Bareng IAIN Jember, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Muhammad Zain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Syamsul Bahri, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Rektor UIN Mataram, Rektor IAIN Tulungagung, Rektor IAIN Ponorogo, Rektor IAIN Samarinda, Rektor IAIN Madura, Rektor IAIN Kediri, Rektor IAIN Purwokerto dan pimpinan PTKIN lainnya.
Setelah kegiatan Mlaku Bareng, Sekjen akan meresmikan gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Jember yang dibangun dengan skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). (wildan)

Sekjen Kemenag Minta Wisudawan IAIN Jember Tingkatkan Kompetensi Respon Perkembangan Zaman

Humas - Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Nur Syam memberikan orasi ilmiah pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana XXIX dan Pasca Sarjana XII Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember. Prosesi Wisuda berlangsung di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Lt.3 IAIN Jember, Sabtu (28/04).
Di hadapan wisudawan, mantan Dirjen Pendidikan Islam ini mengingatkan bahwa wisuda bukan akhir dari proses belajar. Apalagi, wisudawan dihadapkan pada tantangan zaman dan revolusi industry 4.0.
Selaku generasi milenial, kata Sekjen, para sarjana IAIN Jember perlu menyiapkan kemampuan dalam menghadapi tantangan zaman. "Saat ini memasuki era milenial, generasi muda sudah sangat akrab dengan teknologi informasi. Untuk itu, sangat perlu generasi yang bersedia menghadapi tantangan, memiliki sifat profesionalitas dan skill yang bagus," kata Nur Syam di Jember.
"Akselerasi teknologi informasi kini telah memasuki setiap lini kehidupan. Karena itu, alumni PTKIN harus meningkatkan pelbagai kompetensi dan kecerdasan agar mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman," harap Sekjen.
Wisuda IAIN Jember tahun akademik 2017-2018 ini dikuti 314 wisudawan, terdiri dari 288 orang Sarjana (S1) dan 26 orang  Magister (S2). Untuk S1, terdiri dari 180 sarjana Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, 13 sarjana Fakultas Syariah, 9 sarjana Fakultas Dakwah, 13 sarjana Fakultas Ushuludin, Adab dan Hamaniora, 73 sarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Sedangkan program Magister Pascasarjana berjumlah 26 orang.
Dalam acara wisuda, dua orang wisudawan mendapat penghargaan sebagai penghafal Alquran terbaik. Mereka adalah Ma'isyatus Syarifah dan Fauziyah. Keduanya dari Fakultas Ushuludin Adab dan Humaniora (FUAH) IAIN Jember.
Sementara wisudawan terbaik dari jenjang S1 diraih oleh Muthia Rahmania Azhar dari Fakultas Ushuludin Adab dan Humaniora (FUAH). Sedangkan wisudawan terbaik dari jenjang S2 diraih oleh Lilik Fathani dari Program Studi Ekonomi Syariah.
Untuk kategori skripsi dan tesis terbaik diraih Haerul Anwar (Fakultas Syariah), Nabila Istiqomah (Fakultas Dakwah), Maisyatus Syarifah (Fakultas Ushuludin, Adab dan Humaniora), dan M. Falih Khilmi (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam). Sementara tesis terbaik diraih oleh M. Fika Afton dari Pasca Sarjana Prodi PAI.
Rektor IAIN Jember Babun Suharto mengatakan, jumlah calon mahasiswa IAIN Jember setiap tahunnya terus meningkat. Namun, karena keterbatasan fasilitas dan kapasitas kampus, IAIN Jember belum  bisa menerima semuanya. Pihak kampus juga membatasi penerimaan calon mahasiswa baru IAIN Jember.
"IAIN Jember menempati posisi rangking 4 paling banyak diminati di lingkungan IAIN se-Indonesia. Terdapat 11.000 calon mahasiswa yang mendaftar lewat jalur SPAN-PTKIN untuk menjadi mahasiswa IAIN Jember, namun kami hanya bisa menerima sejumlah 2.500 mahasiswa," ungkapnya.
Wakil Rektor IAIN Jember Nur Solikin menambahkan, lulusan IAIN Jember banyak yang sudah berkiprah di pelbagai bidang.  "Distribusi alumni sudah tersebar di berbagai kalangan, dari kalangan akademisi, anggota DPRD, ketua yayasan, guru, pegawai, perbankan, sampai dengan pengacara," ujarnya. (wildan/humas)

IAIN Jember Wisuda 314 Sarjana

Humas - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember menggelar wisuda Sarjana (S1) ke-29 dan Program Magister (S2) ke-12. Total ada  314  mahasiswa yang diwisuda di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) IAIN Jember.
Rektor IAIN Jember Babun Suharto berpesan agar lulusan IAIN Jember tidak berhenti belajar dan dapat berkiprah untuk kepentingan bangsa dan agama. “Para lulusan IAIN Jember kami harapkan tetap eksis dan berperan di tengah-tengah masyarakat. Tantangan yang akan dihadapi tentu lebih menantang karena lulusan tahun ini menjadi bagian dari generasi milenial yang serba cepat dan canggih,” ungkap Babun Suharto di Jember, Sabtu (28/04)
Wakil Rektor bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Jember Nur Solikin melaporkan, 314 wisudawan IAIN Jember terdiri dari 288 orang Sarjana (S1) dan 26 orang  Magister (S2).
Untuk S1, terdiri dari 180 sarjana Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, 13 sarjana Fakultas Syariah, 9 sarjana Fakultas Dakwah, 13 sarjana Fakultas Ushuludin, Adab dan Hamaniora, 73 sarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Sedangkan program Magister Pascasarjana berjumlah 26 orang.
“Lulusan terbaik IAIN Jember adalah Meuthia Rahmania Azhar dari Fakultas Ushuludin, Adab dan Humaniora dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.92. Selain memiliki prestasi akademik, Meuthia juga hafidzhoh 30 juz Alquran. Untuk program Magister Lilik Fathani dengan IPK 3.92 dari Pascasarjana Program Studi Ekonomi Syariah,” kata Nur Solikin.
Sedangkan peraih penulisan Skripsi terbaik masing masing fakultas antara lain:

1. Haerul Anwar Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
2. Inzi Inaroh Fakultas Syariah
3. Nabila Istiqomah Fakultas Dakwah
4. Ma’isyatusy Syarifah Fakultas Ushuludin Adab dan Humaniora
5. Muhammaf Falih Khilmi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
6. M. Fika Afthon program Magister

Sidang senat terbuka wisuda sarjana dan program Magister IAIN Jember kali ini dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nur Syam untuk memberikan orasi ilmiah, bimbingan dan arahan kepada para wisudawan. Kedatangan Sekjen Kementerian Agama juga untuk meresmikan gedung kuliah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan yang di bangun dengan dana Sukuk Berharga Syariah Negara (SBSN).
Wisuda kali ini dirangkai dengan dalam kegian pembuka Pekan Muktamar Keilmuan IAIN Jember yang akan digelar dalam beberapa bulan kedepan sebagai ajang semarak tradisi akademik sekaligus sosialisasi IAIN Jember untuk masyarakat. (wildan)

Penguatan Program Studi harus Menjadi Fokus Desain Rencana Strategis

IAIN Jember- Diantara factor penting yang harus menjadi focus perhatian dalam desain rencana strategis (Renstra) IAIN Jember adalah memberikan perhatian terhadap pengelolaan kelembagaan ditingkat program studi. Karena, keberadaan prodi dilingkungan perguruan tinggi akan menjadi ujung tombak pada setiap penilaian, termasuk penilaian mutu akademik. Demikian ditegaskan oleh Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Kementerian Agama RI, Agus Sholah, M.Ed dalam acara workshop Review Renstra dan Penyusunan RKT IAIN Jember, diruang Madya. Jumat (27/4)
Agus menambahkan perolehan Penilaian pada Akreditasi Perguruan Tinggi banyak ditentukan oleh tingkat penguatan masing-masing program studi, karenanya penguatan prodi ini harus mendapatkan perhatian khusus oleh pelaksana review ini. Menurut Agus, Desain Renstra IAIN Jember selain harus mampu menggambarkan harapan IAIN Jember dimasa mendatang, juga mampu menjawab permasalahan yang akan dihadapi oleh IAIN Jember.
“Desain rencana strategis IAIN Jember akan dapat bernilai bagus apabila renstra yang didesain mampu menjawab masalah masalah yang bakal muncul dikemudian hari, Karenanya renstra jangan hanya bisa menjawab pada persoalan yang muncul pada saat ini saja” Tegas Agus kepada peserta Review Renstra IAIN Jember.
Agus sangat yakin jika kampus IAIN Jember mampu membuat desain renstra dan ada kepastian pada penguatan ditingkat prodi, maka setidaknya bisa berkontribusi atas segera terwujudnya keinginan IAIN Jember bertransformasu menuju Universitas Islam Negeri, sebagaimana yang telah diusulkan. Bagi Agus transformasi selain mempertimbangkan potensi geografis perguruan tinggi juga mempertimbangkan tingkat kualitas akademik pada perguruan yang bersangkutan.
Rektor IAIN Jember, Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., MM dalam kesempatan sambutannya memberikan ucapan terimakasih kepada Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Kementerian Agama RI yang telah berkenan hadir pada acara workshop Review Renstra dan Penyusunan RKT IAIN Jember. Babun berharap kehadirannya bisa memberikan tambahan pengetahuan bagi tim yang telah ditugaskan untuk melakukan review renstra IAIN Jember.
Sementara, acara workshop Review Renstra dan Penyusunan RKT IAIN Jember selain diikuti oleh tim Satuan Penjamin Independen (SPI) juga diikuti oleh semua pejabat dilingkungan kampus IAIN Jember, adapun sebagai tindak lanjut acara, setelah orientasi dan workshop ini, selanjutnya akan dilakukan review renstra IAIN Jember dan pendampingan pada perumusan desain renstra IAIN Jember. (Minan Jauhari)

Rektor Lepas Kontingen Invitasi Pengembangan Bakat dan Perkemahan Mahasiswa

IAIN Jember – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember Babun Suharto melepas kontingen Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) VII dan Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan (PW PTK) XIV Tahun 2018. IPPBMM  VII akan dilaksanakan di IAIN Purwokerto tanggal 24-27 April dan PW PTK XIV akan digelar di UIN Sultan Syarif Kasim Riau, 3 -10 Mei 2018. Upacara pelepasan dipimpin Rektor IAIN Jember Babun Suharto.
Babun menyampaikan bahwa IAIN Jember setiap tahun berpartisipasi dalam setiap pergelaran dan ajang kompetisi baik tingkat lokal maupun nasional. Pihaknya mendorong para mahasiswa untuk senantiasa meningkatkan bakat dan minat serta keterampilan yang dimiliki. “Kami mendorong para mahasiswa untuk aktif mengikuti ajang pengembangkat bakat untuk melahirkan  pemimpin bangsa masa depan yang memiliki kecerdasan komprehensif, baik intelektual, sosial, emosional, spiritual dan fisikal”, ungkap Babun saat melepas kontingen mahasiswa, Sabtu, (21/4) di halaman rektorat IAIN Jember.
Dikatakan Babun, mahasiswa merupakan aset bangsa yang kelak akan menjadi generasi penerus dalam membangun bangsa. Karena itu, ia berharap melalui perhelatan IPPBMM maupun PW PTK, mahasiswa IAIN Jember mendapatkan tambahan pengalaman untuk lebih berkembang, baik dari sisi intelektualnya, keseimbangan emosi, dan penghayatan spiritual.
“Semoga ajang kompetisi berbasis kompetensi yang diikuti oleh mahasiswa IAIN Jember dapat mempererat tali silaturahmi antarmahasiswa. Kami yakin, dari setiap perhelatan kompetisi akan lahir para ahli dan profesional yang mampu berkontribusi pada pembangunan bangsa”, harap Babun.
“Berikan prestasi yang terbaik. Jaga nama baik almamater dan tunjukkan sportivitas dalam setiap kesempatan,” pesan Babun
Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Jember Sukarno menuturkan bahwa perhelatan IPPBMM sebagai ajang dua tahunan untuk PTKI se-Jawa-Madura  menjadi ajang persemaian prestasi mahasiswa. Pihaknya, telah menyiapkan kontingen IAIN Jember dengan baik. Pelbagai persiapan dan pelatihan telah diberikan. “Kami telah melakukan proses seleksi dan juga bimbingan. Semoga para mahasiswa dapat memberikan prestasi yang terbaik dan mengharumkan nama baik IAIN Jember,” harap Sukarno sebagai pimpinan kontingen.
Dikatakan Sukarno, untuk kegiatan Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa di IAIN Purwokerto, kontingen IAIN Jember berjumlah 89 mahasiswa yang akan mengikuti pelbagai cabang perlombaan, antara lain Musabaqah Tilawah al-Qur’an (MTQ), Musabaqoh Menulis Isi Kandungan Al-Qur’an, Karya Ilmiah, Debat Bahasa Arab, Debat Bahasa Inggris, Kaligrafi, Hadrah, Sepakbola, Volley, Futsal dan pelbagai cabang perlombaan lainnya. Sementara untuk Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan di UIN Sultan Syarif Kasim Riau, kontingen IAIN Jember berjumlah 22 orang. (wildan/humas)

IAIN Jember- Sedikitnya 64 Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember yang terbagi dalam 32 Kelompok Tim Penelitian melakukan presentasi dalam seminar proposal penelitian yang digelar oleh Pusat Penelitian dan Penerbitan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Jember. Selasa (17/04). Seminar proposal ini merupakan rangkaian tahap kegiatan yang harus dilakukan oleh calon peserta Riset Kolektif Mahasiswa (RKM) tahap I tahun anggaran 2018. Sebab, presentasi dalam seminar proposal penelitian ini menentukan layak atau tidak layak bagi mahasiswa menjadi peserta RKM pada tahap I ini. Diketahui, Riset Kolektif Mahasiswa (RKM) adalah salah satu program penelitian ditingkat mahasiswa yang difasilitasi oleh LP2M. Program RKM ini bermaksud Meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan wawasan mahasiswa di bidang penelitian, agar memiliki kemampuan meneliti yang memadai untuk menghasilkan penelitian yang bermutu dan berkualitas. Ketua LP2M IAIN Jember, Muhibbin, S.Ag., M.Si pada kesempatan pembukaan seminar proposal penelitian mempertegas bahwa RKM ini sesungguhnya dalam rangka memberikan ruang dan akses mahasiswa untuk melatih skil dan kemampuan meneliti sesuai kompetensi keilmuan yang dimiliki agar termotivasi menghasilkan karya penelitian yang bermutu dan berkualitas, yang manfaatnya secara praksis dapat dirasakan masyarakat. Selain itu, RKM ini juga dalam rangka menyiapkan dan mengasah kemampuan meneliti mahasiswa agar memiliki kualifikasi dan kompetensi memadai untuk dilibatkan oleh para dosen, peneliti, maupun fungsional lainnya dalam program penelitian, khusunya di IAIN Jember. Hal serupa juga disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Jember, H. Nur Solikin, S.Ag., M.Si. Menurutnya Dengan mengikuti kegiatan Riset Kolektif Mahasiswa (RKM) ini, mahasiswa akan memperoleh banyak manfaatnya, diantaranya memperoleh kesempatan dan akses meningkatkan dan mengasah kemampuan meneliti untuk dijadikan modal menghasilkan karya penelitian yang bermutu dan berkualitas, serta memiliki relevansi dengan penyelesaian problem keilmuan (Islam), kemanusiaan, dan kemasyarakatan secara empirik. Selain itu melalui kegiatan penelitian kolektif kompetitif ini, mahasiswa juga memiliki competitive advantage untuk dapat berkiprah secara kompetitif dalam merespon tawaran-tawaran penelitian tingkat regional, nasional, dan bahkan internasional, khusunya kualifakasi terlibat dalam setiap kegiatan penelitian dosen (IAIN Jember). Sementara kegiatan seminar proposal ini dilaksanakan selama tiga hari, Teknisnya semua peserta mempresentasikan proposal penelitian dihadapan riviewer yang telah ditunjuk oleh LP2M. masing-masing reviewer adalah Dr. Imam Bonjol Jauhari, M. Si, Dr. Ahidul Asror, M.Ag dan Muhaimin, S.Ag., M.H.I. Adapun peserta yang dinyatakan lulus dalam seminar ini nantinya akan ditetapkan sebagai peserta RKM tahun anggaran 2018. (Minan Jauhari)

IAIN Jember - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember terus melakukan pembenahan. Sejak beralih status dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN), banyak hal yang telah dilakukan. Pembenahan itu dilakukan dalam pelbagai sektor, mulai dari bangunan gedung baru untuk perkuliahan, gedung Ma’had Saifudin Zuhri, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) perguruan tinggi hingga tata kelola kelembagaan.
Rektor IAIN Jember Babun Suharto mengatakan bahwa saat ini terus dilakukan pengembangan, baik dari sisi akademik, sarana dan SDM. “Kami terus melakukan pembenahan. Saat ini, dari sisi gedung sarana dan prasarana, kami nilai sudah cukup representatif. Pembangunan beberapa gedung baru telah selesai dengan dengan skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN),” ungkap Babun saat memberikan sambutan pada kegiatan seminar Peningkatan  dan Penguatan Kelembagaan, Rabu, (12/4) di Gedung Kuliah Terpadu IAIN Jember.
Dikatakan Babun, kemajuan fisik sarana pendidikan pada perlu diimbangi dengan kemampuan mutu akademik, kualitas dosen, riset dan percepatan penambahan guru besar (professor). Karena itu, IAIN Jember mendorong SDM kampus untuk selalu menghidupkan budaya akademis yang berkualitas. “Kami mendorong produktivitas karya ilmiah para dosen. Selain itu, kami juga membuat program percepatan doktor dan guru besar”, terang Babun.
“Kami bersama seluruh civitas akademika IAIN Jember memiliki komitmen untuk terus melakukan pembenahan menuju kampus yang lebih baik,” sambungnya.
Dalam penguatan kelembagaan, Babun menargetkan seluruh program studi di lingkungan IAIN Jember meraih nilai maksimal. Menurutnya, tahun 2018 tidak boleh ada program studi yang memperoleh akreditasi C. “Kami targetkan, minimal akreditasi B untuk seluruh program studi di IAIN Jember”, jelas Ketua LPTNU Jawa Timur itu.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Agama Achmad Gunaryo. Gunaryo mendorong civitas akademika IAIN Jember melakukan perbaikan dan penguatan tata kelola kelembagaan serta perluasan kerjasama.
Dikatakan Kabiro Hukum dan Kerjasama Kemenag RI, perguruan tinggi harus berkompetisi untuk menaikkan daya tawar. “Jika ingin survive dan kompetitif, perguruan tinggi harus memperbaiki mutu dan pelayanannya”, jelas Achmad Gunaryo.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Jember dan diikuti seluruh pimpinan IAIN Jember. (wildan/humas)

Peserta Riset Kolektif Mahasiswa Presentasikan Proposal Penelitian

IAIN Jember- Sedikitnya 64 Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember yang terbagi dalam 32 Kelompok Tim Penelitian melakukan presentasi dalam seminar proposal penelitian yang digelar oleh Pusat Penelitian dan Penerbitan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Jember. Selasa (17/04).
Seminar proposal ini merupakan rangkaian tahap kegiatan yang harus dilakukan oleh calon peserta Riset Kolektif Mahasiswa (RKM) tahap I tahun anggaran 2018. Sebab, presentasi dalam seminar proposal penelitian ini menentukan layak atau tidak layak bagi mahasiswa menjadi peserta RKM pada tahap I ini.
Diketahui, Riset Kolektif Mahasiswa (RKM) adalah salah satu program penelitian ditingkat mahasiswa yang difasilitasi oleh LP2M. Program RKM ini bermaksud Meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan wawasan mahasiswa di bidang penelitian, agar memiliki kemampuan meneliti yang memadai untuk menghasilkan penelitian yang bermutu dan berkualitas.
Ketua LP2M IAIN Jember, Muhibbin, S.Ag., M.Si pada kesempatan pembukaan seminar proposal penelitian mempertegas bahwa RKM ini sesungguhnya dalam rangka memberikan ruang dan akses mahasiswa untuk melatih skil dan kemampuan meneliti sesuai kompetensi keilmuan yang dimiliki agar termotivasi menghasilkan karya penelitian yang bermutu dan berkualitas, yang manfaatnya secara praksis dapat dirasakan masyarakat.
Selain itu, RKM ini juga dalam rangka menyiapkan dan mengasah kemampuan meneliti mahasiswa agar memiliki kualifikasi dan kompetensi memadai untuk dilibatkan oleh para dosen, peneliti, maupun fungsional lainnya dalam program penelitian, khusunya di IAIN Jember.
Hal serupa juga disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Jember, H. Nur Solikin, S.Ag., M.Si. Menurutnya Dengan mengikuti kegiatan Riset Kolektif Mahasiswa (RKM) ini, mahasiswa akan memperoleh banyak manfaatnya, diantaranya memperoleh kesempatan dan akses meningkatkan dan mengasah kemampuan meneliti untuk dijadikan modal menghasilkan karya penelitian yang bermutu dan berkualitas, serta memiliki relevansi dengan penyelesaian problem keilmuan (Islam), kemanusiaan, dan kemasyarakatan secara empirik.
Selain itu melalui kegiatan penelitian kolektif kompetitif ini, mahasiswa juga memiliki competitive advantage untuk dapat berkiprah secara kompetitif dalam merespon tawaran-tawaran penelitian tingkat regional, nasional, dan bahkan internasional, khusunya kualifakasi terlibat dalam setiap kegiatan penelitian dosen (IAIN Jember).
Sementara kegiatan seminar proposal ini dilaksanakan selama tiga hari, Teknisnya semua peserta mempresentasikan proposal penelitian dihadapan riviewer yang telah ditunjuk oleh LP2M. masing-masing reviewer adalah Dr. Imam Bonjol Jauhari, M. Si, Dr. Ahidul Asror, M.Ag dan Muhaimin, S.Ag., M.H.I. Adapun peserta yang dinyatakan lulus dalam seminar ini nantinya akan ditetapkan sebagai peserta RKM tahun anggaran 2018. (Minan Jauhari)

IAIN Jember Akan Gelar Pekan Muktamar Keilmuan

IAIN Jember - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember akan menggelar Pekan Muktamar Keilmuan yang dihelat dalam serangkaian kegiatan. Kepastian pelaksanaan rangkaian pekan Muktamar Keilmuan ditegaskan oleh Rektor IAIN Jember Babun Suharto saat menggelar rapat persiapan dengan seluruh jajarannya.
Dikatakan  Babun, pekan Muktamar Keilmuan menjadi kegiatan unggulan IAIN Jember sebagai ajang semarak akademik sekaligus ajang sosialisasi kepada masyarakat umum. “Pekan Muktamar Keilmuan IAIN Jember akan dikemas dalam pelbagai rangkaian acara. Tentu, rangkaian acara tersebut dalam rangka meningkatkan semarak tradisi akademik IAIN Jember sebagai perguruan tinggi yang yang kompetitif dalam melakukan  pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Babun Suharto, Selasa (10/4) di Jember.
Babun mengatakan bahwa event ini selain menjadi ajang sosialisasi IAIN Jember kepada masyarakat umum, juga diharapkan dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam mendukung keberadaan IAIN Jember. “Pekan Muktamar Keilmuan IAIN Jember akan dilaksanakan tanggal 28 sampai 30 April 2018 dengan serangkaian acara. Mulai kegiatan Wisuda dan Orasi Ilmiah, Konsorsium Keilmuan, Temu Alumni, Jalan Sehat dengan tagline Mlaku Bareng, IAIN Bershalawat, Seminar Nasional dan Peresmian Gedung FTIK ,” jelas Wakil Ketua Forum Rektor PTKIN itu.
Selain itu, Babun juga menuturkan bahwa dalam rangkaian pekan Muktamar Keilmuan, IAIN Jember menjadi tuan rumah Persemakmuran PTKIN eks-Cabang IAIN Sunan Ampel. Menurutnya, dalam temu persemakmuran ini akan digelar Seminar Nasional dengan tema Islam Nusantara dan Komitmen Kebangsaan. “Seminar nasional ini direncanakan akan dihadiri oleh Bapak Menteri Lukman Hakim Saifudin sebagai keynote speaker,” kata Babun.
Dalam rangkaian itu pula, dikatakan Babun, akan dilakukan peresmian gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) IAIN Jember yang dibangun dengan skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin.
Ketua Panitia Moh. Chotib mengatakan bahwa semarak pekan Muktamar Keilmuan IAIN Jember akan dimeriahkan dengan kegiatan Mlaku Bareng yang  akan diikuti civitas akademika IAIN Jember dan masyarakat umum. “Kegiatan Mlaku Bareng akan dilaksanakan tanggal 29 April 2019 dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai 15.000 orang. Kegiatan ini diharapkan dapat menjalin silaturrahim lebih dekat antara IAIN Jember dengan masyarakat umum,” ungkap Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
Sebagai informasi, panitia telah menyiapkan sejumlah doorprize antara lain 1 paket umrah gratis, 2 unit sepeda motor, 4 buah TV, 10 sepeda gunung, santunan anak yatim dan dhuafa, dan puluhan door prize lainnya. (wildan/humas)

Tingkatkan Profesionalitas Dosen, LPM Gelar Pelatihan Manajemen Perkuliahan Berbasis E-Learning

IAIN Jember – Dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Perkuliahan berbasis E-Learning. Pelatihan ini diikuti oleh para dosen IAIN Jember dengan tujuan menyiapkan sumber daya manusia perguruan tinggi yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam konsep penerapan teknologi untuk pembelajaran.
Wakil Rektor bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Nur Solikin mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh LPM ini. Nur Solikin menegaskan bahwa metode dan media pembelajaran harus selalu dikembangkan dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik untuk mahasiswa.
“Pelatihan ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk selalu melakukan peningkatan dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik bagi mahasiswa,” demikian dikatakan Nur Solikin saat memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan Pelatihan Pedagogic Skills Manajemen Perkuliahan Bagi Dosen, (Rabu/4) di Rembangan, Jember.
Di tempat yang sama, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Syamsudini mengatakan bahwa perkembangan teknologi menjadi tantangan tersendiri bagi setiap perguruan tinggi untuk mengembangkan sistem pembelajaran di kampusnya masing-masing. “Kami mencoba memberikan pengetahuan baru untuk meningkatkan profesionalitas dosen dalam penerapan teknologi. Kami telah menyediakan learning management system IAIN Jember sebagai media awal pembelajaran bagi para dosen,” ungkap Ketua LPM.
“Semoga pelatihan ini menjadi salah satu bagian dari ikhtiar pengembangan sistem pembelajaran yang memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan mutu akademik di IAIN Jember,” sambungnya.
Dalam kegiatan ini, LPM menghadirkan narasumber Kepala Pengembangan Platform UPT E-Learning Institut Teknologi Bandung Arief Bahtiar dan Staf LMS Administrator M. Rijal Fikri. Materi pelatihan antara lain Konsep dan Model Blended Learning untuk penyelenggaraan perkuliahan, Teknik Menyusun Laman Kelas Virtual, Pengelolaan Kelas Online dan Pembuatan Bahan Ajar Multimedia. (wil/humas)

MAHASISWA PASARKAN BUDAYA DAERAH

IAIN Jember – Layaknya seniman dan budayawan, beragam aksi seni dan budaya ditunjukkan oleh Mahasiswa IAIN Jember yang tergabung dalam  organisasi daerah, melalui kegiatan fashion dalam pasar budaya yang digelar dihalaman kampus IAIN Jember. Sabtu (24/3)
Kegiatan kreatif ini, dilaksanakan oleh salah satu organisasi ekstra kampus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan setiap tahun. tujuannya memberikan wadah bagi mahasiswa dalam pengembangan bakat dan minat, khususnya pengembangan bakat seni dan budaya. Kegiatan pasar budaya juga menjadi sarana bagi mahasiswa mengenalkan kekayaan seni dan budaya daerah asal mahasiswa.
Ahmad Subairi, panitia acara pasar budaya menjelaskan, kegiatan ini bermula dari adanya potensi mahasiswa IAIN Jember, namun belum tersalurkan secara maksimal, apalagi mahasiswa yang aktif dalam organisasi intra maupun ekstra kampus dan organisasi daerah (ORDA) sangat membutuhkan media penyaluran untuk pengembangan bakat dan minat yang dimiliki.
Bagi Subairi, kegiatan pasar budaya ini dinilai sangat strategis bagi mahasiswa khususnya untuk keperluan pengembangan bakat dan minat  yang dimiliki. mahasiswa juga dapat memanfaatkan kegiatan ini mengenalkan kekayaan budaya daerahnya kepada masyarakat luas.
Khusus pada gelar fashion dalam pasar budaya ini diikuti oleh sedikitnya sepuluh organisasi mahasiswa daerah dari berbagai wilayah, antara lain mahasiswa daerah diwilayah tapal kuda, mahasiswa dari Madura, mahasiswa dari Lamongan, mahasiswa dari Bali dan mahasiswa dari Pasuruan.
Masing-masing peserta organisasi daerah membawa ragam keunikan budaya daerah asalnya, untuk ditampilkan dalam kegiatan pasar budaya ini. dengan begitu, budaya daerah asal mahasiswa bisa menambah warna-warni budaya dan seni yang bisa dikembangkan dilingkungan kampus IAIN Jember. 
Sementara, untuk menambah semarak dalam kegiatan pasar budaya ini, berbagai festival digelar oleh penyelenggara kegiatan, antara lain festival pasar tradisonal, carnaval, fashion, rias stand orda, paduan suara, kuliner, hingga seni. Adapun sebagai kegiatan pamungkasnya adalah acara Jalan Sehat yang dilaksanakan pada hari terakhir kegiatan. (Minan Jauhari)

IAIN Jember Jalin Kerjasama dengan Perpusnas RI

IAIN Jember – Untuk meningkatkan pelayanan serta pengembangan perpustakaan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember melakukan kerjasama dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia. Penandatanganan kerjasama itu dilaksanakan dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional Forum Kerjasama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (FKP2TN) di Pangkalpinang, Bangka Belitung, 21-23 Maret 2018.
Rektor IAIN Jember Babun Suharto mengatakan bahwa keberadaan perpustakaan adalah jantung perguruan tinggi. Karena itu, ia menyambut baik penandatanganan kerjasama dengan perpusnas. “Kami memiliki komitmen yang tinggi untuk terus meningkatkan pelayanan serta memperluas jejaring dalam rangka pengembangan mutu perpustakaan. Kami berharap kerja sama ini memiliki kontribusi positif untuk pengembangan perpustakaan dari pelbagai aspek,” demikian dikatakan Babun, Kamis (22/3) di  Pangkal Pinang, Belitung.
Dikatakan Babun, kerjasama dengan Perpusnas RI diwujudkan dalam banyak hal. Selain untuk pengembangan sumber daya manusia bidang perpustakaan, juga meliputi pengembangan pangkalan data Katalog Induk Nasional (KIN) dan repository digital OneSearch (IOS). “Kerjasama ini tentu menjadi titik awal perluasan jejaring perpustakaan IAIN Jember dalam lingkup nasional dan internasional”, harap rektor.
Kepala Perpusatakaan IAIN Jember Alfisyah Nurhayati menuturkan bahwa IAIN Jember dengan beberapa perguruan tinggi negeri keagamaan Islam (PTKIN) lainnya, tergabung dalam Forum Kerjasama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (FKP2TN). FKP2TN merupakan organisasi nirlaba yang bekerja untuk mewadahi dan membina kerjasama antara Perpustakaan-Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia.
“Selain melakukan penandatangan kerjasama dengan Perpusnas, kehadiran IAIN Jember pada forum FKP2TN ini juga untuk mengikuti rapat kerja nasional dalam menentukan arah kebijakan dan mengidentifikasi peluang serta tantangan pelaksanaan kerjasama antar Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri,” ungkap Alfish.
Menurut Alfish, dengan menjadi anggota FKP2TN, maka IAIN Jember dapat melakukan banyak hal. Antara lain, untuk membangun wahana kerjasama dan collaborative actions dalam pengembangan perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia.  Selain itu, forum juga dapat dimanfaatkan untuk membangun komunikasi ilmiah  yang menjamin transfer ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kami bersyukur, kerjasama dengan Perpunas dapat kami lakukan. Hal itu terwujud berkat keanggotaan IAIN Jember dalam Forum Kerjasama Perpustakaan Perguruan Tinggi’,” kata Alfish.
“Ke depan, kami intens dan juga memiliki komitmen untuk mengkampanyekan gerakan Open Access baik pada level nasional, regional dan internasional,” sambungnya.
Sebagai informasi, sejumlah PTKIN juga tergabung dalam FKP2TN ini. Dalam kegiatan ini, serangkaian kegiatan akan digelar, selain penandatanganan Naskah Kerjasama, juga workshop dan Seminar Nasional. (wildan/humas)

Fakultas Dakwah Rumuskan Kurikulum Berstandar KKNI

IAIN Jember- Fakultas Dakwah IAIN Jember terus bekerja keras dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan Fakultas yang lebih baik lagi, salah satunya melalui kegiatan Rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) kurikulum disetiap Program studi yang dikembangkan oleh Fakultas Dakwah. Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari (21-23/03) ini diikuti oleh pengelola program studi, pejabat dekanat, serta Dosen-dosen dilingkungan Fakultas Dakwah.
Hasil Rakorev ini diupayakan mampu menghasilkan desain kurikulum berstandar KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia),  seingga desain kurikulum ini kedepan dapat menjadi instrumen penting dalam menghasilkan lulusan yang lebih produktif, kreatif, inovatif, afektif melalui penguatan Sikap, Keterampilan dan Pengetahuan yang terintegrasi.
Berlaku sebagai Fasilitator dalam Rakorev ini adalah Dr. Nur Fitriyatin, M.Pd asal Universitas Islam Negeri Sunan ampel Surabaya. Sebagai penegasan Fitriyatin memberikan penekan bahwa standar kompetensi lulusan merupakan kriteria minimal tentang kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran lulusan pada setiap prodi dilingkungan fakultas Dakwah.
Menurutnya capaian pembelajaran akan digunakan sebagai acuan utama pengembangan standar isi pembelajaran , standar proses pembelajaran, standar penilaian pembelajaran, standar Dosen dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana pembelajaran, standar pengelolaan pembelajaran, dan standar pembiayaan pembelajaran yang diselenggarakan di fakultas Dakwah IAIN Jember.
Hal serupa juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Dakwah IAIN Jember, Dr. Ahidul Asror, M.Ag. Menurutnya rumusan capaian pembelajaran dimasing-masing prodi harus bisa disusun atas dasar visi fakultas dakwah yang telah dirumuskan sebelumnya, yakni  menyelenggarakan ilmu dakwah dan ilmu sosial untuk mencetak da’I professional yang peduli terhadap masalah sosial dan berkomitmen mengembangkan nilai-nilai Islam nusantara dengan wawasan global.
Selain itu tantangan masa depan seperti Globalisasi, masalah lingkungan hidup, termasuk masalah keagamaan, Kemajuan teknologi informasi, Konvergensi Ilmu dan teknologi, dan tantangan lain juga harus menjadi dasar untuk merancang bagaimana kompetensi lulusan harus disiapkan dimasing-masing program studi yang ada dilingkungan fakultas Dakwah.
Wakil Dekan I Bidang Akademik, ST. Raudhatul Jannah, M.Med.Kom memperjelas bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan koordinasi dan evaluasi kurikulum yang pernah dilakukan beberapa bulan sebelumnya, bagi jannah menyusun kurikulum membutuhkan tenggang waktu, karenanya kurikulum ini harus disusun dengan lebih hati hati. "keterlibatan dosen-dosen dalam koordinasi dan evaluasi ini sangat menentukan mutu kurikulum masing-masing prodi". Ungkapnya.
Sementara, hingga saat ini terdapat lima program studi yang sedang dikembangkan oleh fakultas Dakwah IAIN Jember, masing-masing adalah prodi komunikasi dan penyiaran islam (KPI), Bimbingan Konseling Islam (BKI), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Manajemen Dakwah, dan Psikologi Islam. (Minan Jauhari)

Ustadz Kondang, KH. Arifin Ilham Mengajak Generasi Muda Kuliah di Kampus IAIN Jember

IAIN Jember – Ustadz Kondang, KH. Muhammad Arifin Ilham mengajak masyarakat untuk menempuh pendidikan di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember. Pasalnya iklim kampus IAIN Jember dinilai oleh pendiri majlis taklim adz-dzikra ini memiliki suasana yang mirip dengan iklim pesantren. Demikian disampaikan oleh dai kondang ini setelah melaksanakan jamaah shalat dhuhur di masjid Sunan Ampel Kampus IAIN Jember, Senin (19/3).
“Suasana kehidupan mahasiswa-mahasiswi di kampus IAIN Jember seperti suasana di pondok pesantren. Kampus IAIN Jember ini memiliki tujuan untuk melahirkan generasi rabbani, iman yang kuat dan cakrawala yang luas,” Akunya kepada masyarakat saat disapa usai sholat berjamaah.
Tidak hanya itu, penceramah yang dikenal dengan suaranya saat melantunkan  kalimat tauhid, takbir, tahmid bagian dari zikir dengan suara yang serak-serak basah dan bertenaga sehingga mampu menyentakkan semua orang yang mendengarnya ini juga menyempatkan diri mengajak jamaah sholat dhuhur supaya dapat istiqomah dalam melaksanakannya. Menurutnya orang yang selalu menunggu shalat dan berwudu sebelum adzan, kelak saat menjadi penghuni surga wajahnya akan menyerupai rembulan yang selalu bersinar dengan indah.
Rektor IAIN Jember, Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., MM mengaku senang atas pengakuan Ustadz Arifin Ilham atas iklim dikampus IAIN Jember yang disampaikan usai berjamaah sholat dzuhur di masjid kampus IAIN Jember. Baginya pengakuan pendakwah yang cukup terkenal dinegeri ini adalah bagian dari spirit bagi keluarga besar kampus IAIN Jember, untuk terus mengembangkan kampus IAIN menjadi kampus yang besar dan berkualitas.
Sementara, Ustadz kondang ini berkesempatan mampir, saat berada di Kabupaten Jember menjadi salah satu narasumber dalam seminar tentang melawan Hoax, Intoleransi dan Politisasi Agama yang dilaksanakan oleh Polres setempat di Gedung Kuliah Terpadu kampus IAIN Jember. Ustadz Arifin  Ilham menyapa warga usai berjamaah didampingi langsung oleh Rektor IAIN Jember, Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., MM, Wakil Bupati Jember, Drs. KH. Abdul Mukit Arief, Ketua MUI Kabupaten Jember, Prof. Dr. KH. Abd. Halim Soebahar, MA, Ketua PCNU Kabupaten Jember, Dr. KH.Syamsul Arifien, M.HI. dan beberapa tokoh masyarakat lainnya. (Minan-Wildan)

Kembangkan Bakat Minat, Mahasiswa Prodi PGMI Gelar Pekan Ilmiah dan Seni

IAIN Jember – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Jember menyelenggarakan pekan ilmiah dan seni. Acara yang dihelat dengan pelbagai perlombaan itu dimaksudkan sebagai ajang kompetisi dalam pengembangan bakat dan minat peserta didik.
Ketua Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember Mustajab menuturkan bahwa pekan ilmiah dan seni PGMI IAIN Jember ini didesain dalam rangka ajang kompetisi mengembangkan bakat dan minat. “Pekan ilmiah seperti ini menjadi bekal dalam penguatan kompetensi dasar dalam mengajar. Selain itu, pekan ilmiah ini menjadi ajang pertukaran wawasan secara kompetitif,” ungkap Mustajab saat memberikan sambutan di Aula IAIN Jember, Selasa (13/3).
Dikatakan kaprodi PGMI, pekan ilmiah dan seni ini diikuti oleh beberapa lembaga Madrasah Ibtidaiyah dan juga dari kalangan mahasiswa PGMI tingkat provinsi jawa timur. Menurutnya, pekan ilmiah dan seni PGMI IAIN Jember ini baru dilaksanakan pertama kali. Ia berharap, pekan ilmiah dan seni PGMI dapat terselanggara secara periodik setiap tahun.
Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Arfan Efendi mengatakan bahwa pekan Ilmiah dan seni PGMI IAIN Jember ini diisi dengan pelbagai perlombaan. “Pelbagai lomba yang kami desain bertujuan untuk mengksplorasi wawasan pelbagai pengetahuan dan wawasan dimiliki peserta didik,” ujar Arfan.
Untuk tingkat Madrasah Ibtidaiyah, antara lain lomba cerdas cermat, qiroah dan tari. Sedangkan untuk tingkat mahasiswa, antara lain lomba debat ilmiah se-Jawa Timur, lomba micro teaching, dan lomba tari.
Dikatakan Arfan, lomba debat dimaksudkan sebagai ajang uji kompetensi mahasiswa untuk mengukur tingkat pemahaman dan kemampuan analisis serta kemampuan penyampaian gagasan ilmiah. “Lomba debat ilmiah untuk menggali daya kritis mahasiswa terhadap dunia pendidikan Madrasah Ibtidaiyah”, sambungnya.
Lomba Debat Imiah Se-Jatim diikuti mahasiswa program studi PGMI se-jatim, antara lain dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, STAIN Pamekasan, STAI Alfah Sunniyah Kencong, STAI Attaqwa Bondowoso, dan pelbagai perguruan tinggi lainnya. Acara ini juga dimeriahkan dengan bazar buku di halaman aula IAIN Jember. (humas)

Juara 1 Lomba MHQ Tingkat Jawa Timur

IAIN Jember- Kembali mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember memperoleh juara tingkat jawa timur, kali ini dalam kesempatan lomba ITN Islamic Festival (IFEST), dua mahasiswa berhasil dinobatkan sebagai sebagai juara 1 dan juara 3 dalam event yang sangat bergengsi ditingkat Jawa Timur ini.
Masing-masing adalah Reny Mulyani, prodi muamalah Fakultas Syariah semester empat dinobatkan sebagai juara 1 dan Laily Amanillah Prodi Ilmu al-Quran dan Hadits Fakultas Ushuluddin dan Humaniora semester dua dinobatkan sebagai juara 3 dalam cabang lomba Musabaqoh Hifdzil Qur’an. Keduanya juga aktif bergabung dalam komunitas Institute Of Culture Islamic Studies  (ICIS)  dibawah binaan Unit Pengembangan Bahasa IAIN Jember.
Kepala UPB IAIN Jember, Dwi Puspita Rini, M.Pd. mengaku senang dan sangat bangga atas raihan prestasi oleh dua mahasiswa IAIN Jember yang aktif dalam organ komunitas kemahasiswaan di bawah binaan UPB, baginya raihan prestasi ini adalah wujud keseriusan mahasiswa IAIN Jember yang telah menekuni pengembangan bakat minat sesuai bidangnya.
Karenanya  prestasi ini merupakan buah dari hasil perjuangan mahasiswa ICIS yang ikut dalam momentum perlombaan yang digelar oleh ITN Malang, syukurlah setiap event lomba dapat menjadi sarana bagi mahasiswa dalam meningkatkan prestasi sesuai bakat dan minatnya, semoga prestasi ini bisa ditingkatkan lagi, sehingga bisa membawa harum nama besar IAIN Jember,” Ungkap Dwi dengan bangga.
Bisa diketahui bahwa ICIS adalah organ komunitas kemahasiswaan yang dibina langsung oleh UPB, komunitas ini aktif melakukan pengembangan bakat minat dibidang Tahfidz, Kaligrafi, English dan Arabic Debat, Khitobah, Speech, Fahmil, dan Qiraah.
Sementara, IFEST (ITN iIslamic Festival) 2018 adalah festival tahunan yang dilaksanakan oleh Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Festival ini dilaksanakan dalam rangka untuk mewujudkan generasi Islami yang Intelek, Beragama. Lomba yang dilaksanakan dalam festival ini, diantaranya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) dan beberapa kegiatan lain. Selama festival, kegiatan ini dipusatkan langsung di Kampus I Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jalan Bendungan Sigura-gura No 2 Malang Jawa Timur. (Minan Jauhari)